Cerita Sex: Mendapatkan Nikmat Dari Tanteku

No comment 1990 views

Jagobokep.com – Cersex artikel dewasa khususnya Cerita Sex, Pesta Sex, Cerita – Panggil saja aku Jakka, usiaku saat ini sdh berkepala 4 menjelang 5, sdh berkeluarga dan sdh memeiliki 2 anak. Perilaku dlm kehidupan sex normal, hanya saja jika pada umumnya laki-laki tertarik pada perempuan yg usianya lebih muda, berbody sexy dgn bokong bahenol dan berdada montok, sementara aku justru lebih tertarik pada perempuan yg memiliki rambut tebal dan panjang, untuk usia tdk masalah yg penting bukan daun muda.

cerita sex

Karena itu walau usiaku kini sdh termasuk STW, tetapi jika melihat perempuan yg berambut tebal dan panjang (kendati pemiliknya sdh setengah baya).. langsung saja gairah seksku bangkit. Yach..bisa jadi kondisiku ini sangat dipengaruhi oleh pengalaman masa puberku dlm berhubungan badan dgn lawan jenis.
Waktu itu usiaku baru menginjak 15 tahun dan kata orang usia segitu sedang ngebet-ngebetnya pengin ngesex (ngerasain ngesex). Cuma karena belum cukup umur, biasanya keinginan tersebut hanya disalurkan dgn cara ber onani
Pengalamanku diusia tersebut sedikit beruntung.. karena tdk harus berlama-lama swalayan. Dirumahku ada Tante Sofie yg saat itu sdh berusia 36 tahun tp bodynya masih Oke banget, rambutnya tebal, ikal, hitam dan panjang.-cerita sex tante- Dia sejatinya teman mamaku namun pada kesempatan-kesempatan tertentu dia bertindak sebagai “guru” sekaligus menjadi muara birahiku yg sedang menggebu-gebu.

Tante Sofie sangat pandai menjaga citra diri dan berakting manis didalam keluarga kami. Sehingga meskipun kami sdh ngesex berkali-kali ? orang tuaku tdk curiga sama sekali. Kami berdua sama-sama menikmati, dia sangat puas karena dapat “burung muda” sementara akupun puas sebab tdk harus konak sendirian, lumayanlah ngirit sabun, xixixixixixixi
Singkat cerita, Pada suatu hari tepatnya sabtu malam tp tanggal, bulan dan tahunnya lupa, Aku benar-benar bingung dan resah. Waktu itu aku baru pulang nonton film “Intan perawan kubu” dgn pemeran utama artis YO.(tahu khan??) Nah disalah satu adegannya ia tampil polos, hanya rambutnya yg ikal, panjang dibelah dua dan dipindahkan kedepan sehingga menutupi toketnya.! Woouu.. aku jadi konak berat menyaksikan adegan tersebut dan yg bikin tambah resah ketika aku pulang kerumah. Inginnya langsung kusalurkan ke Tante Sofie, namun lagi-lagi sial karena ortu ku tdk jadi pergi malam itu, ketika aku pulang mereka sedang ngobrol diruang keluarga sambil nonton TV. Pokoknya..benar-benar suntuk aku malam itu, dan terpaksalah aku “onani”..(karena yg dikhayalin Tante Sofie)

Paginya harinya, aku dapat ide dan setelah sarapan pagi aku langsung bilang ke mamaku..
“Ma.. besok ada mata pelajaran sejarah, tp kata Pak guru kami disuruh cari referensi buku lain,-cerita tante- jadi aku pagi ini mau ke toko buku ya.”!
“Lho emangnya kamu berani pergi sendiri, khan Pak Tarjo (sopir) Hari ini libur” tanya mamaku..
” Berani sih, tp kalau Tante Sofie mau nganterin juga boleh, nanti kami naik taksi aja ” jawabku sambil melirik Tante Sofie yg duduk disebelah mamaku.
” Enak.. aja kamu, tanya dulu tuh sama Tante..!! Gimana.. Mbak, bisa ngga..! jawab mamaku sambil bertanya ke Tante Sofie.
” ya.. udah Tante anterin..dasar anak manja “!! Tante Sofie menimpali pembicaraan kami sambil tersenyum dikulum penuh arti.
” Tuh..Tante mau nganterin khan Ma”!!, Nah minta uangnya dong ma ”
” Huh .. dasar kamu jakk!!” Usai sarapan kami langsung bersiap-bersiap.

Tante Sofie memakai rok terusan, rambutnya yg tebal dan panjang hanya dilipat setengah, sehingga tampak ia hanya memiliki rambut sebahu. Kamipun berpamitan pada kedua orang tuaku dgn tdk lupa minta uang sanggu yg lebih dgn alasan kami mau makan diluar. Kira -kira 50 meter setelah kami meninggalkan rumah, langsung saja kucubit Tante Sofie sambil kukatakan..
“Terima kasih ya Tante mau nganterin, sebenarnya aku pusing nih Tante”!!
“Tante tau koq.. dari tadi malam khan, hehehehe?! kata Tante Sofie sambil senyum sensasional.
“Lho ..kalau Tante tahu, koq tadi malam tdk kekamarku setelah papa mama tidur??”
“Tenang kita tuntaskan ditempat biasa” sambungnya lagi, dan taksipun melaju ke arah kemayoran,..
Setelah turun dari taksi kami langsung check in di suatu tempat yg sdh tdk asing lagi bagi kami. Disinilah kami sering ngesex jika keadaan dirumah tdk memungkinkan, tempat memang tdk terlalu bagus tetapi cukup nyaman untuk menyalurkan hasrat sesaat, apalagi para petugasnya sdh kenal dgn kami. Aku yg sdh menahan hasrat sejak tadi malam, makanya begitu masuk kamar langsung kuserbu Tante Sofie, kami berguling-gulung dikasur dgn bibir berpagutan lengket sekali.

Mendapat serbuan mendadak, Tante Sofie sempat terperangah, sambil terenggah-enggah Tante Sofie juga mengimbangi aktivitasku dgn sesekali bergumam..
” huuh dasar abg!! tp .. nikmaattt koq”. Bibir kami terus saling melumat sementara tangan kami saling bereaksi melucuti pakaian masing-masing.. sampai akhirnya kami berdua dlm keadaan bugil tanpa ada lagi yg melekat ditubuh kami.
Setelah melucit pakaiannya, tanganku kembali aktif meremas toket Tante Sofie yg montok dan masih terasa kenyal.. kumainkan putingnya yg sdh mulai menjulang hitam semu merah. Jari-jari tangan Tante Sofie juga tdk kalah aktifnya, ia sdh mengocok lembut “k0ntol”ku. Hanya ketika dia berancang-ancang mengulum k0ntolku.. kutahan tubuhnya.. dia sempat heran..
“Sebentar Tante..” tadi malam aku konak berat dgn penampilan YO di film, jadi aku ingin Tante seperti dia..!! kataku menjelaskan.

LIHAT JUGA :  Cerita Sex: Goyangan Menggila

“Oke.. lah terserah kamu!! jawab Tante Sofie pasrah..
Dgn tetap berdiri, kubalik tubuh seksinya, aku rapatkan tubuhku sehingga k0ntolku nempel ke bokong Tante Sofie.. Kugesek-gesek bokongnya dgn k0ntol, sementara tangganku mengurai rambut Tante Sofie yg tebal, panjang dan wngi..kusisir dgn jari-jari tanganku.. kemudian ku belah dua..dan kupindahkan kedepan sehingga menutupi kedua toket Tante Sofie yg sdh mengeras.
Masih dari belakang dgn posisi tubuh berdempetan.. tanganku meremas-remas toket yg tertutup rambut.. woww asiknya bukan main.. diapun menikmati. Tubuhnya mengelinjang.. sampai dia tdk tahan lagi dan langsung berbalik sambil berjongkok dan memegang k0ntolku..yg sdh semakin mengeras. Dlm posisi dia jongkok aku berdiri, ia tdk langsung mengulum.. namun ia pindahkan rambutnya yg sdh tergerai berserakan keatas k0ntolku..kini gantian dia yg memainkan k0ntolku dgn rambutnya..
“Ooohhhhh.. aah.. aaahh.. nikmat sekali Tante”!! rintihku menahan geli bercampur nikmat yg luar biasa.
Mendapat sensasi rambut seperti itu..aku hampir tdk tahan, tp aku tdk ingin spermaku muncrat dirambutnya. Kudorong bahu Tante Sofie.. agar Ia menghentikan sejenak pemainan rambutnya. Tante Sofie yg sdh mulai terangsang, tdk mau berhenti begitu saja.. dari pemainan rambut ia beralih menyepong k0ntolku dgn mulutnya.. Sambil dikulum k0ntolku, kedua tanganku mengacak-acak rambut Tante Sofie kesukaanku..

Bayangkan.. aku merasa seperti terbang di atas awan, terasa darahku mengalir deras, k0ntolku terasa berdenyut-denyut menikmati permainan lidah Tante Sofie dikepala k0ntol dgn sensasi rambut nya yg lebat berserakkan. Rambut Tante Sofie yg sdh acak-acakan terus saja kumainkan..sehingga denyutan k0ntolku terasa semakin cepat.. Mungkin hanya sekitar 3 menit aku menikmati permainan itu karena benar-benar tdk mampu lagi menahan sensasi yg luar biasa,..
“Oooohhhh..uuuhhhh..ooooohh.. Tante.. ooohhhhhh.. aku keluar..”!! Spermaku muncrat deras.
Saking banyaknya sampai tdk tertampung dimulut Tante Sofie sehingga sebagian mengenai wajah dan rambutnya. Tante Sofie tampak belum orgasme, namun dia dgn sabar.. membantuku dlm menikmati saat konsolidasi..
“Makasih Tante..nikmat sekali”!! Kataku puas.
“Sama-sama, kita istirahat dulu lah “! Kata Tante Sofie sambil memeluk dan mengibas-ngibaskan rambutnya ketubuhku..

Aku merebahkan diri di ranjang.., Tante Sofiepun mengikuti tiduran disampingku. Sekitar 5 menit aku tergolek diranjang, Ia masih memelukku, kemudian setelah dia melihat aku sdh siuman dari kenimatan, Ia mulai beraksi lagi dgn rambutnya. Dia geraikan rambutnya diatas tubuhku, mulai dari dadaku.. terus turun kebawah.., Persis diatas k0ntolku dia gusel-guselkan kepalanya.. tampak benar.. rambut yg lebat dan wangi berserakan..menutupupi sekitar k0ntolku.
Lalu dia atur lagi rambutnya untuk membalut toketnya kemudian dia himpitkan toket yg sdh dibalut rambutnya ke dadaku dan digerakkan naik turun.. Sensasional sekali .. sehingga tanpa terasa k0ntolku tegak lagi, bahkan ketegangannya jauh lebih tegang dari yg pertama. Karena ini giliranku untuk memuaskan Tante Sofie, aku segera mengambil insiatif, kuputar tubuhnya menjadi aku diatas dia dibawah dgn selangkangannya tepat dimukaku sementara kepalanya juga tepat menghadap k0ntolku..dan.. mulailah aktivitas 69.

Posisi ini yg paling disukai oleh Tante Sofie, semakin aktif aku mempermainkan lidahku di liang memeknya..semakin erotis gerakkan dia mengimbanginya. Tangganku memeluk erat kedua pahanya sehingga kepalaku semakin terbenam diselakangan. Puas lidahku mengitari lubang, kulanjutkan dgn menyedot dlm-dlm bagian tepinya. Tubuh Tante Sofie melonjak-lonjak sementara memeknya sdh semakin basah.
“Ayoo.. jakk masukin.. Tante sdh ngga tahan nih..”!! seru Tante Sofie sambil membalikan tubuhnya.
Ia berjongkok di atasku dan mengarahkan k0ntolku menusuk liang memeknya.. “sleeepppp”!!terdengar suara bersamaan dgn Tante Sofie menurunkan pantatnya. Dgn posisi itu, lalu dia bergerak meliuk-liuk sehingga toket berguncang tersamar dgn rambutnya yg tergerai kian kemari mengikuti irama gerakkan. Aku tdk menyia-nyiakan kesempatan, langsung kutangkap dan kuremas-kuremas dgn penuh nafsu. Dgn aktivitas masing-masing, kami benar-benar saling menikmati, pantatku ikut bergerak naik turun seiirama dgn gerakan Tante Sofie, ..

“Okkkhhhhh..oo.. nikmattt..!! erang kami bergantian, disela-sela desahan nafas.
Lumayan lama kami bermain dgn posisi ini dan kulihat gerakan tubuh Tante Sofie sdh tdk beraturan. Segera aku mengangkat badan sehingga aku dapat memeluk Tante Sofie seperti orang memangku dan setelah beberapa kali kusodok-sodok.. kubalikan tubuhnya. Kami sempat bergumul namun tampaknya Tante Sofie sdh hampir orgasme, jadi begitu tubuhnya kutindihi, ia mengapitkan kedua pahanya, terasa lubang memek Tante Sofie menyempit dan berdenyut-denyut.
“Oooohhhhhh.. jakk.. Tante mauu keluar.. nih!!” .. Tubuhku dipeluk erat sekali..mulutnya langsung kututup dgn bibirku sementara tanganku menjambak lembut rambutnya untuk mengantar Tante Sofie mencapai orgasme.

Kubiarkan k0ntolku menancap di lubangnya..dan setelah beberapa saat ia mengalami orgasme, kubalik lagi tubuh Tante Sofie. Kini dia terlungkup dgn k0ntolku tetap dlm sarang. Kumainkan maju mundur.. sementara tanganku meremas toket dari belakang, sedang wajahku kubenamkam dirambutnya yg harum. Tante Sofie mengerang nikmat lagi.., Beberapa saat kemudian kusibak rambutnya.. lalu bibirku mengecup tengkuknya yg mulus..Mungkin karena dia belum tuntas orgasmenya sehingga ketika menerima perlakuan tersebut.. Dia menggeliat-mengeliat lagi..
“Ayoo..jakk.. keluarin.. aku juga mau keluar lagi nih.. sama-sama ya”!! pinta Tante Sofie sambil terenggah-enggah.

Aku tdk menjawab tetapi kecupanku semakin menguat ditengkuknya..tubuh Tante Sofie kembali mengejang, dan.. akhh..akhh.. lengkuh Tante Sofie berbarengan dgn semprotan airmaniku untuk kedua kalinya. Kami tergolek bersama, sambil mengatur nafas masing-masing..
“Oooooghhhhhhhh.. Tante puas sekali jakk”!! Kamu sdh semakin pandai saja..
“Ya.. siapa dulu, dong gurunya”!! balasku sambil melumat lagi bibir tante Sofie..

LIHAT JUGA :  Cerita Sex Keperawanan Di Tukar Dengan Tiket

Setelah cukup istirahat, kami saling merapikan diri.. Aku membantu menyisirkan rambut Tante Sofie yg kusut karena tadi terus kuacak-acak. Tampak ditengkuk Tante Sofie bekas kecupanku, untung saja ketika pergi dari rumah tadi, Tante Sofie tdk sanggulan penuh.. sehingga sepintas masih tertutup oleh rambutnya..
“Makasih Tante.. sekarang aku sdh ngga pusing lagi”!! kataku manja sambil mengecup pipinya.. dan berlalulah kami berdua ke-toko buku.

author