Cerita Sex: Kusodok dari Belakang

No comment 1916 views

Jagobokep.com – Cersex artikel dewasa khususnya Cerita Sex, Pesta Sex, Cerita – Turpedo Jay mulai membesar begitu dia melihat temannya yg sibuk menyetubuhi Asni dari belakang. Asni mengocok Turpedo Jay dgn kedua belah telapak tangannya, lalu mencoba membuka lebar lebar mulutnya agar muat menampung kepala Turpedo Jay. Erik benar benar menikmati apa yg tengah dirasakannya, memukuli bongkahan pantat Asni, mendorong pantatnya lebih ke depan lagi dan lagi agar Turpedonya bisa menyeruak lebih ke dlm meqi Asni lagi.

cerita sex

Serangan 2 pria dari depan dan belakang yg baru saja beberapa waktu lalu dikenalnya, tak ayal lagi menjadikan Asni seperti sebuah Rollercoaster yg dgn kecepatan tinggi bergerak naik, naik dan naik menuju ke puncak kenikmatan pergumulan baru dlm hidupnya. Asni meneriakkan orgasmenya seirama dgn bunyi keluar masuk Turpedo kedalam Meqi.
Tubuhnya terlihat menggelinjang kaku dlm beberapa detik, matanya terpejam, kepalanya mendongak keatas meresapi setiap ledakan orgasme yg didapatnya.-cerita sex terbaru- Wajah dan tubuhnya yg telah basah oleh keringat menjadi semakin basah dan berkilat oleh lampu dlm ruangan ini. Adegan dan suasana ini tak terbandingkan meskipun oleh film peJayh puluhan Piala Oscar!!

Kepala Erik mendongak ke atas dan mulai mengosongkan sperma yg memenuhi kantung bolanya ke dlm meqi Asni. Kepala Asni terlempar menjauh dari Turpedo Jay begitu Erik untuk yg terakhir kalinya mendorong batang Turpedonya ke dlm meqinya dan menghabiskan sisa spermanya. Aku meJayh orgasmeku sendiri bersamaan waktu Erik menarik Turpedonya keluar dari meqi Asni.

Sperma Erik perlahan meleleh keluar dari meqinya. Asni rebah kecapaian di atas lantai, matanya terpejam, tubuhnya berguling telentang, pahanya terlihat masih bergetar perlahan menikmati sisa getaran kenikmatan yg ada. Jay mengambil bantalan sofa dan menempatkannya di bawah pantat Asni. Mata Asni terbuka memandangnya.

“Jangan, tak mungkin aku dapat manampungmu”.-cerita mesum-

Jay tak menghiraukan, dia memegang kedua kaki Asni dan menempatkannya diatas pundaknya, kemudian mulai memposisikan Turpedonya mengarah ke meqinya yg sdh basah kuyup itu.

“Achhh, jangan” dia merintih begitu Jay mulai mendorong Turpedonya memasuki meqinya.
“Oh Tuhan, dia merobekku”.

Jay tak bergeming, tetap bergerak. Rintihan Asni berubah menjadi racauan begitu Jay menggerakkan masuk keluar separuh batang Turpedonya. Turpedo Jay terlihat basah oleh sperma Erik karenanya. Mata Asni terpejam rapat, dia gigit bibirnya kuat kuat.

Aku mendekatkan meqiku ke wajah Asni, memandang sperma dari meqiku yg jatuh menetes pada pipinya dan mulai menggesekkan meqiku pada mulut dan dagunya. Dgn bantuan Erik, Jay mengangkat kaki Asni, membentangkannya lebar lebar dan mulai mengerjai meqi Asni. Kedua buah zakarnya terayun ayun menghantam pantat Asni. Sedangkan meqiku melumuri wajah naifnya dgn cairanku dan sperma Jay. Segera saja aku merasakan gerakan lidahnya pada meqiku begitu aku mengesksploitasi wajahnya. Beberapa waktu kemudian aku berhenti menggunakan lidahnya untuk memuaskanku dan duduk menyaksikan Jay memberinya persetubuhan yg selama ini didambakannya.

Suara dan baunya sungguh sangat menakjubkan saat Jay menggerakkan batangnya menembus meqi Asni berulang kali. Akhirnya Jay berteriak kalau dia tak sanggup lagi menahan lahar spermanya yg akan keluar. Ditariknya Turpedonya keluar, dan mulai mengocok Turpedonya dgn tangannya sendiri diatas meqi Asni. Aku segera mendekat dan meJayhnya ke mulutku. Tembakan spermanya memenuhi tenggorokanku seiring denyutan demi denyutan yg mengosongkan kantung spermanya.

Aku menatap Asni, rambut meqinya yg hitam pekat dan bibir meqinya yg kemerahan terlumuri oleh sperma Jay yg tak tertampung dlm mulutku. Kutanyakan padanya apakah dia menyukai apa yg baru saja didapatkannya, jawabannya hanya,

“Oh Tuhan!”.

LIHAT JUGA :  Cerita Sex Dewasa : Hot Abnormal Family

Aku mengisi kembali gelas anggur kami. Asni bangkit dan duduk menyilangkan kakinya, cairan yg mengalir keluar dari dlm meqinya dgn cepat membasahi karpet. Erik yg baru saja menyaksikan temannya yg telah memberikan pada Asni sebuah persetubuhan terhebat dlm hidupnya, masih saja mengocok batang Turpedonya dgn pelan dan berucap..

“Ada satu hal yg masih kuinginkan darinya”. Perlahan dia mendekati Asni sambil terus mengocok Turpedonya.
“Buka mulutmu, sekarang”, katanya.

Meskipun merasakan kekuatannya belum pulih benar, Asni mulai menghisap habis batang Turpedo Erik dlm mulutnya. Dgn kedua tangan Erik memegangi belakang kepala Asni, Erik menggerakkan kepalanya berlawanan dgn gerakan pinggangnya sendiri. Erik menahan kepala Asni agar tdk melepaskan Turpedonya saat dia menggeram orgasme. Jakunnya terlihat jelas naik turun saat dia memenuhi mulut Asni dgn semburan spermanya hingga ada yg meleleh keluar dari samping celah mulutnya.

Untuk beberapa saat keheningan merajai ruangan ini. Hanya suara nafas yg mulai mereda saja yg terdengar lirih..

Asni bangkit berdiri dan mulai mengenakan pakaiannya diatas kedua belah kaki yg masih gemetaran, celana dlmnya yg semula telah kering segera saja menjadi basah kembali seiring dgn warnanya yg berubah agak gelap karena cairan yg keluar dari meqinya. Sambil mengenakan gaunnya, dia mengatakan kalau dia harus segera pulang, dia sedang menunggu telepon dari suaminya.

Para pria berbaring diatas lantai, beristirahat sejenak setelah menyirami bukit birahi Asni yg tandus. Beberapa menit setelah Asni berlalu dan meredakan nafas yg memburu, kualihkan perhatianku pada para pria.

“Boys, hadiah telah kalian terima, sdh puas kan?, Ayo, cepat bawa senjata kalian kemari dan urus aku!”.

“Kalau Aryo sampai tahu, oh.. Mati aku!!” seru Asni.
“Berjanjilah padaku kalau ini akan selalu menjadi rahasia antara kita,” teriaknya.
“Tentu saja Nanda, jangan gusar gitu dong” kataku sambil mengelus rambutnya.
“Gusar? Kamu bilang gusar? Demi Tuhan Hani, aku merasa seperti seorang pelacur. Aku mempunyai affair di belakang suamiku dgn bukan hanya satu, tapi dgn 2 orang pria dan kamu!” katanya, menepis tanganku menjauh dari rambutnya.-cerita hot-

Kini sdh seminggu setengah sejak terakhir kalinya aku bertemu dan bicara dgn Asni. Aku tahu dia pasti malu atau katakanlah merasa bersalah setelah melakukan hubungan sex untuk pertama kalinya di luar ikatan perkawinannya. Dan itu merupakan pertama kali baginya dan sangat menakjubkan!-cerita ngentot-

Aku telah ‘membagi’ Turpedo yg paling mengagumkan dari apa yg kumiliki setahun belakangan ini dgn nama Jay dan Erik. Dgn tanpa sepengetahuan Asni dan berdasar kesetiaan mereka, itu adalah sebuah rencana yg tak mungkin diskenario lebih baik lagi. Aryo, suami Asni sedang pergi ke luar kota beberapa hari untuk keperluan Gereja. Jay dan Erik mampir ke tempatku. Mereka menjumpai aku dan Asni yg sedang berjemur di pinggir kolam renang. Asni seperti biasanya, sangat naif saat mereka mendekat tapi sangat anggun, mempesona, tinggi dgn rambut hitam pekat, dan figur yamg mangagumkan.

Kemudian pada sore harinya mereka datang ‘berkunjung’. Obrolan hanyalah seputar bagaimana caranya agar mereka dapat menikmati keindahan tubuh Asni sepuas puasnya. Hanya dgn memikirkannya saja telah membuatku basah dan ingin segera mendapatkan penyalurannya. Sepanjang malam itu aku aku memperoleh rangkaian persetubuhan yg dahsyat dari mereka berdua. Mereka dgn bercanda menyampaikan padaku bahwa mereka akan membunuhku bilamana aku tdk membantu mereka untuk mendapatkan Asni. Kombinasi antara Turpedo keras mereka dan mulit orgasme yg sdh tak terhitung lagi membuatku berjanji untuk melakukan apa saja yg mereka minta.

Pada hari kepergian suamiku dlm tugas luar kota berikutnya, mereka datang lagi. Kali ini mereka membawa seorang teman baru lagi, Jay. Jay adalah seorang Ambon yg pernah mereka janjikan dulu. Aku tahu Jay dan Erik telah memanfaatkanku, tetapi apa yg kudapatkan dari mereka berdua benar benar dapat memuskan kebutuhan biologisku.

Jay adalah seorang pria yg sangat mencengangkan dgn Turpedo berurat kerasnya sedangkan Erik tak sekeras Jay, tetapi dia mempunya kepala Turpedo yg lebih besar. Aku menikmati mereka berdua karena ukuran tak begitu penting bagiku, yg penting mereka dapat secara rutin mengisi kehampaan meqiku diluar percintaan dgn suamiku sendiri tentunya.

Aku tak mempunyai masalah dlm urusan ranjang dgn suamiku, kehidupan sex kami cukup panas. Tapi persetubuhan yg menyeluruh dan penuh dari mereka membuatku selalu memperoleh ledakan multi orgasme berbeda dari apa yg kudapat dari suamiku. Mereka berdua selalu bilang padaku bahwa gadis gadis seumuran mereka tdk dapat memuaskan mereka seperti yg kulakukan. Mereka sadar kalau meqiku adalah milik mereka dan membawa seorang teman baru untukku adalah cara mereka menunjukkan hal itu. Tak perlu dikatakan lagi, aku memperoleh persetubuhan yg panas malam itu.

Jay pamit lebih dulu sedangkan dua Turpedo kesayanganku ‘menginap’ sampai pagi, menyetubuhiku lagi dan lagi hingga mereka pergi berselang hanya sepuluh menit sebelum kepulangan suamiku. Sekujur tubuhku penuh dgn sperma yg mereka tumpahkan barkali-kali. Ranjang penuh noda dan basah karena sperma. Aku taruh spreinya ke mesin cuci dan segera mandi membersihkan tubuhku saat suamiku datang. Kamar tidur kami penuh dgn aroma sex dan terjadilah lagi, aku orgasme di dlm mulut suamiku dan memberinya menu cairan asin dari meqiku.

Kembali pada Asni..

“Aku tak percaya telah membiarkan mereka melakukan semua ini terhadapku” gumam Asni.
“Dan aku tak sanggup menatap langsung ke matamu setelah apa yg telah terjadi antara kita” sambungnya lagi.

Aku tahu apa yg diperlukan dlm percakapan ini.. Sebotol anggur. Satu jam berlalu setelah aku menjadi seorang pendengar yg setia dan selalu mengisi gelasnya jika telah kosong. Dapat kukatakan dari arah percakapan ini setelah waktu terus berlalu, bahwa dia di sini tdk untuk mengungkapkan betapa jalangnya dirinya tetapi lebih kepada alasan yg lain lagi!!

Akhirnya dia bertanya..

“Apakah kamu sdh ketemu sama mereka lagi sejak itu?”.
“Oh, belum” kataku berbohong.
“Oh Tuhan, aku sangat gelisah dlm dua hari ini,” dia menambahkan, wajahnya jadi memerah.
“Aku tak pernah menygka kalau ada yg begitu besar dan keras,” katanya dgn menghindari menyebutkan ‘kata’ itu.
“Bisa aku tanya hal yg sangat pribadi Hani?”.

Aku mengangguk dan bilang padanya bahwa dia dapat bertanya padaku segalanya.

“Apakah kamu.. Bisexual? Apa kamu sering melakukannya dgn wanita?”.
Aku hanya tertawa kecil dan mengatakan padanya kalau aku tdk menganggap demikian, tdk dlm perasaan yg sesungguhnya, tapi, ku katakan padanya bahwa melihat dirinya dlm suasana yg menggairahkan seperti kala itu menyebabkan semua itu terjadi begitu saja.

Setelah beberapa gelas anggur lagi, aku bertanya kepadanya..

“Jujur saja, kamu menikmati sore itu bukan?”.
“Maksudku, itulah kenapa kamu berada disini sekarang, benar bukan?” sebelum dia dapat menjawab, aku menambahkan..
“Kamu mendapatkan orgasme sedikitnya selusin dgn Jay dan Erik dan sekali saat melakukannya dgnku. Sekarang katakan padaku dgn sejujur-jujurnya, itu semua adalah kegiatan sexual yg selama ini kamu impikan bukan?”.

LIHAT JUGA :  Cerita Sex: Rudi Si Anak Desa Yang Tangguh

Pengaruh anggur telah bekerja. Nafasnya menjadi berat dan putingnya tercetak jelas pada atasan ketatnya. Dia menganggukkan kepalanya. Rambut hitam panjangnya tergeJay menutupi payudaranya yg penuh.

Aku lebih menyudutkannya lagi dgn kembali mengingatkan dia akan bagaimana bergairahnya Erik kala menyetubuhinya, dan bagaimana Turpedo keras Jay telah mengantarkannya pada orgasme yg berkepanjangan sore itu.

“Ceritakan padaku Asni, kamu dapat menceritakan segalanya”
“Kita saling berbagi rahasia”.
“Katakan padaku bgmana kau menyukainya, bagaimana kau membutuhkannya,” aku mendesaknya.
“Demi Tuhan.., Ya!!” akhirnya dia mengakuinya.
“Aku memang menyukainya, aku melakukan masturbasi pagi dan malam dlm minggu minggu terakhir. Semua ini begitu tabu dan penuh dosa. Aku merasa begitu menginginkannya dan sangat ingin melakukannya lagi!”.

author