Cerita Sex: Kuambil Keperawanan Sodaraku

No comment 1535 views

Jagobokep.com – Cersex artikel dewasa khususnya Cerita Sex, Pesta Sex, Cerita –Nama ku Tomi saat ini aku kuliah disalah satu perguruan tinggi swasta diyogyakrta semester 1, umurku 19tahun, tinggiku 175cm dengan wajah yang ditakdirkan tdk terlalu ganteng-ganteng amat sih tapiiii yahh bisa dibilang manis lah, untuk urusan sex aku termasuk baru mulai mengenal ML itu yah disaat aku mulai masuk bangku kuliah,

cerita-sex-kurenggut-keperawanan-sodaraku

walaupun aku sering menonton film-film dewasa dan membaca cerita mesum diinternet terutama sangat sering membaca cerita sex, karena aku berasal dari luar jogja aku menumpang dirumah om Hermanto , om Hermanto itu adalah kakak dari mamaku, kebetulan om Hermanto jg memiliki kost-kostsan dengan 30 kamar, om Hermanto sendiri memiliki seorang istri namanya tante Susi beliau adalah wanita keturunan chinese yang sangat cantik, diumur 33tahun terlihat muda dan menggairahkan, om Hermanto sendiri sudah berumur 40tahun, om Hermanto menikahi tante Susi disaat tante Susi masih berumur 16thn.

Cerita sex terbaru, Dan dari hasil pernikahan mereka dikaruniai 3 orang anak perempuan, anak pertama bernama Meri 17thn kelas 2 di salah satu sma favorit dijogja, Meri memiliki tubuh yang sintal dengan tinggi 160cm dengan payudara 34C, dengan kulit yang putih dan memiliki wajah yang cantik seperti mamanya, anak kedua bernama Helen berumur 14thn kelas 2 smp memiliki tubuh yang agak sedikit gemuk dengan tinggi 155cm dengan payudara 32B putih dan cantik, Helen anaknya sedikit centil.

Dan Devi berumur 12thn kelas 6sd memiliki wajah yang mirip mamanya dengan tubuh yang bisa dibilang bongsor dengan tinggi 157cm dengan payudara 32A kl sedang tdk memakai seragam sekolah tdk seperti anak sd, Devi anak yang periang, lincah dan cerewet,,

seperti yang aku bilang aku mengenal sex diawal aku masuk bangku kuliah dan akhirnya terus berlanjut, pengalaman pertama aku melakukan ml adalah bersama sepupuku Meri,,

“Pagiiiiiiiii om tante wahhh udah pada kumpul nih,,,”aku menyapa tante Susi dan om Hermanto yang sedang menyantap sarapan pagi.

woww tante Susi terlihat seksi sekali dengan menggunakan baju tidur terusan sebatas paha..

Cuuuuupppphhh…

“Pagi gadis pemalas, belum mandi udah sarapan, masih bau iler jg”aku mencium pipi Meri sambil menggoda nya dan mengacak-acak rambutnya..

“Ihhhhhhh apaan sih mas, reseeee tauk gak, kalo bau ngapain cium-cium??” Meri sedikit merengut kesal aku godain…

Hahahahaha…

Aku cuma tertawa melihat tingkahnya itu,,

“Lho Helen sama Dev mana tante? Kok ga keliatan”aku menanyakan keberadaan kedua sepupuku itu pada tante Susi.
“Helen sama Dev Yah udah berangkat sekolah dari tadi dong mass”bukan tante Susi yang menjawab malah Meri yang menjawab pertanyaanku.
“lha kamu sendiri kok ga sekolah dek??”Tanyaku ke Meri..
“Liburrr dong, guru nya rapat mas..”Jawab Meri

Aku hanya membulatkan mulutku menanggapi jawaban Meri

“Owh iya Tomi ini om sama tante berangkat kejakarta ada urusan bisnis selama 3 Tomi, kami minta tolong kamu menjaga rumah dan menjaga adek-adekmu ya?”Tiba-tiba om Hermanto membuka suara setelah dari tadi hanya tersenyum melihat tingkahlaku aku dan Meri.

“Ohhh oke,, om tenang saja”Akhirnya rutinitas sarapan dipagi Tomi itu berlanjut.

Setelah sarapan om dan tante kembali kekamarnya untuk bersiap-siap berangkat, dan Meri entah kemana mungkin berada dikamarnya
Dan setelah om dan tante pergi aku bingung mau ngapain dan merasa bosan akhirnya aku menuju kamar Meri bermaksud iseng menggodanya, tapi saat sebelum aku mengetuk pintu kamarnya, aku mendengar suara-suara desahan..

“Desahan apa itu? Itu kan suara Meri? Apakah Meri lg mansturbasi?” Semua pertanyaan itu muncul didalam pikiranku

Tiba-tiba aku membayangkan Meri dengan tubuhnya yang telanjang sedang bermansturbasi diatas kasur

Aku tiba-tiba dikejutkan dengan suara desahan panjang yang kencang menandakan dia sudah mencapai orgasmenya dan itu langsung membuyarkan lamunanku.

” Meri… Meri… Kamu kenapa dek? Kok teriak-teriak, aku masuk yah” aku berteriak dari luar pintu sambil membuka pintu kamarnya yang ternyata tdk dikunci

“Jaaanggaaannn masuk mass” teriak Meri tapi telambat pintu kamarnya sudah terbuka dan aku melihat dengan jelas tubuhnya yang sedang telanjang bulat dengan tangan yang masih mengelus memeknya

“Kyyaaaaaaaaa….”

Astaga kamu lagi ngapain Mer?

Aku benar-benar kaget melihat adik sepupuku ini sedang menonton film porno sambil bermansturbasi, gila ternyata seperti ini kelakuannya..

“Buuuukkkkkk”

Tiba-tiba sebuah bantal mendarat dimuka membuyarkan pikiranku..

” aku lg ga ngapa-ngapain mas, dan tolong keluar mas” Meri berteriak setelah melemparkan bantal ke muka ku.
” Boong kamu, mas lihat apa yang sedang kamu lakukan dan mas mendengar kamu mendesah-desah, jgn bohong atau mas bakalan lapor ke tante Susi” aku coba mengancamnya.

Dia terlihat kaget mendengar ucapanku

” Mas jgn mas, plisss iya mas maafin aku, aku penasaran mas dengan yang selalu diceritakan teman-temanku soal seks, dan aku penasaran gimana rasanya mas, maaf mas, pliss jng bilang ke mama dan papa hikkk.. Hikk..” Meri mencoba memohon pada ku sambil teMerak menangis.

Astaga aku benar-benar kaget mendengar pengakuan Meri

“Oke mas ga akan melaporkan apa yang sudah kamu lakukan ini, tapi…”

Aku menggantung kata-kataku

“Tapi apa mas??”
“Tapi kamu lanjutkan apa yang kamu lakukan itu dihadapan mas” aku melanjutkan kata-kataku.
“Apa?? Tapi mas aku malu” Meri nampak kaget mendengar kata-kataku
“Kenapa? Kamu gamau? Yaudah kalo gitu kalo tante Susi pulang mas akan melaporkan perbuatanmu ini” ucapku sambil berbalik akan beranjak keluar dari kamar Meri
“Ahhhh mas Jgn mas, oke oke aku akan lakukan mas tapi plis jgn melaporkan ke mama” Meri menjawab sambil ketakutan.

Yeeeesssssss… Aku tertawa dalam hati

“Yaa udah tunggu apa lagi” kataku sambil duduk di kursi yang berada disebelah tempat tidurnya.

Akhirnya Meri mulai melanjutkan kegiatan nya yang sempat terhenti tadi

Dia mulai meremas remas kedua payudara nya

” Aaahhhhhh ssshhhhh emmmm” Meri mulai mendesah desah tertahan, sepertinya dia masih merasa malu pada ku.
” Elus elus memekmu jg sayang” aku mencoba menyuruhnya mengelus-elus memeknya, dan dia mulai mengelus memeknya yang merah merekah, dan masih sedikit ditumbuhi bulu
“AaarggHhhhhhhh mas geli rasanya sssshhhhhh..” Meri kembali mendesah
” Tapi enak kan” kataku
“Iya mas enak banget ssshhhhhh” Meri menjawab sambil mendesah

Celana ku terasa sesak karena kontolku yang berukuran 17cm sudah menegang maksimal melihat Meri bermansturbasi dihadapanku, dan akhirnya aku pun tak tahan kemudian mengeluarkan k0ntolku dan mulai mengocok k0ntolku yang sudah menenggang sambil melihat Meri yang sedang mengelus memeknya sambil merem melek.

LIHAT JUGA :  Cerita Sex Mengunjungi Kost Kawan Kampus

aaahhhhhh ssshhhhhh terdengar desahan seksi yang keluar dari mulut Meri

Aku semakin tak bisa menahan hawa nafsuku untuk menyentuh tubuh adik sepupuku ini dan akhirnya aku mulai mendekati Meri sambil masih mengocok k0ntolku

Meri tersentak kaget melihat aku mendekatinya tapi kemudian matanya terlihat sayu menatap k0ntolku yang sedang ku kocok.

“Massss… sshhhhh… Mau ngapain mas?”Meri mencoba bertanya kepadaku
“Sssstttttt… Udah lanjutin aja sayang” ucapku yang mulai mendekatinya

Aku yang sudah duduk disebelahnya mulai membelai rambutnya dan menatap matanya yang sayu dan dia tersentak kaget karena aku yang tiba-tiba langsung mencium bibirnya, Meri sedikit berontak atas perbuatanku tp tetap membiarkan aku mencium bibirnya bahkan aku mulai melumat bibirnya dan memasukkan lidahku kemulutnya mencoba mencari lidahnya, dan entah kenapa tiba-tiba dia membalas lumatanku, kami berdua pun saling berciuman, saling melumat tapi tdk sampai disitu saja perbuatanku, tangan kanan ku mulai mengelus perutnya dan naik mengelus elus payudaranya, aku mendengar desahan Meri disela-sela ciuman kami, tangannya mencoba memegang tanganku yang sedang meremas remas payudaranya dan memainkan putingnya yang sudah menegang dan tiba-tia dia melepaskan ciumannya

“Aahhh mass apa yang mas lalukan? Aku takut mas, ahhh jgnn…” Ucap Meri dengan sedikit mendesah.
“ssssttttt… Nikmatin aja Mer, katanya kamu penasaran dengan namanya seks, nah mas akan menunjukanmu seperti apa rasanya, yahh enjoy,, nikmatin sayang”aku mencoba membujuknya
“Tapi mas….hmmppppp”

Ucapan Meri terputus karena aku sudah melumat bibirnya lagi

Tanganku pun mulai turun kebawah hingga kepangkal pahanya mengelus elus memeknya yang masih jarang ditumbuhi bulu

“Aaarrgggghhhhhhhh…..”

Meri tersentak kaget merasakan tanganku mengelus elus memeknya

“Aahhhhh… mas sshhhh.. jangaannn mas aahhhhhh..” Meri mencoba menolak perbuataku dengan tangannya mencoba menahan tanganku

Tapi aku tdk peduli dan terus mengelus memeknya bahkan aku mencari klitoMernya dan semakin mengelus semakin cepat

Akhirnya Meri pasrah atas perbuatanku dengan mendesah semakin kencang

“Aahhhhhhhh… Aaaahhhhh.. Mas ngapin mas ahhh geli banget mass aaarrhhhhhh…”

Aku terus saja mengocok-ngocok klitoMernya semakin cepat, dan tiba2

“Aaaahhhhh mas aku rasanya pingin pipis mas aaaargghh udah mas ahhhh aaahhhhhh”

Sepertinya Meri akan mencapai orgasme nya

“Aaaarrrrrrrgggghhhhhhhhh….aaaaahhhhh… Pipis mas aku pipis aaaaarrrggghhhhhhhhhh…” Tiba-tiba Meri menjerit kencang dengan tubuh yang mengejang karena mengalami orgasme nya yang baru pertama kali dia rasakan.

Dan tubuhnya kemudian melemas setelah mengalami orgasme nya

“Hahhhh…haaahhhhh..haaahhhh”

Tampaknya nafasnya masih tersenggal senggal setelah merasakan orgasme

“Tadi itu apa mas rasanya Meri pipis tapi bukan pipis yang keluar dan rasanya enak bnget mas haaahhh..” Meri mencoba menanyakan kepadaku atas apa yang baru dialaminya..
“itu td namanya kamu orgasme sayang, nikmatkan??” Ucapku
“Iya masss rasanya enak banget, sampe urat-urat ditubuhku lemes semua” ucap Meri dengan nafas yang masih tersengal-senggal

“Hehehe itu belum seberapa sayang, masih ada yang lebih nikmat lagi, kamu mau coba? Dijamin kamu pasti ketagihan” bisikku disamping telinganya
“Beneran mas? Apa itu? Hemm boleh mas Meri mau haahh haahh” Meri menjawab dengan polosnya.
“Oke, kamu istirahat sebentar, sepertinya kamu terlihat capek banget, setelah itu kita lajutin lg permainan kita” ucapku pada adek sepupuku
“Hahahahaha ternyata nih anak masih sangat polos sekali soal seks” gumamku sambil mengelus-elus rambutnya

“Gimana sayang mau lanjut?” Tanyaku kepada Meri karena aku melihat nafasnya sudah seperti biasa lagi
“Heemmmm tapi aku malu mas” ucap Meri
“Malu kenapa dek, udah tenang aja yahh! Kamu rileks, dijamin kamu pasti menikmatinya” ucap ku berusaha membujuknya

Aku pun mulai mencium bibirnya lagi dan terus turun ke payudaranya, aku pun mengisap putingnya kanan kiri secara bergantian

Aku mendengar desahan desahan yang keluar dari bibir Meri

Aku semakin menurunkan ciuman ku hingga kepanggal pahanya, dan mulai menghisap memeknya

“Aaarggghhhh… mas geli mas ssshhhhh…mas ngapain memekku mas aaaahhhhhh” Meri meracau sambil meremas rambutku

Aku semakin menghisap memeknya, klitoMernya pun tak luput oleh hisapanku

Meri hanya bisa mendesah menikmati perbuatanku

Setelah yakin memeknya sudah sangat basah aku pun mulai menindih tubuh Meri dan mulai menggesek2kan kontolku ke bibir memeknya

“Aarrrrgghhhhhhhh ssshhhhhhh”Meri semakin mendesah tak karuan

Aku pun mulai sedikit menekan kontolku untuk masuk ke memeknya, tapi ternyata sulit sekali karena Meri masih perawan, aku pun semakin menekan k0ntolku, dan akhirnya sedikit demi sedikit masuk kepala k0ntolku

“Ahhhhhh sakittttttttttttt.. Shhhhhh… Jgn mas.. Udah mass aku takut”Meri mencoba menahanku untuk tdk melanjutkan tindakkanku

Aku cuma sedikit menenangkannya dengan mencium bibirnya dan meremas payudaranya

Dan aku Meri sudah mulai kembali rileks, dan saat itu lah aku menekan kuat-kuat k0ntolku ke belahan memek nya dan aku merasakan k0ntolku menembus dinding tipis didalam memeknya dengan dibarengi teriakan kesakitan Meri

“Aaaarrggggghhhhhhhhhhh… Saaakkkittttttttttt masss aaakkkkhhhh sakit, udah mas”Meri menjerit kesakitan saat merasakan memek nya dimasuki benda asing

Aku mendiamkan k0ntolku yang telah bersarang didalam memek, sambil menikmati enaknya jepitan memek milik Meri, ternyata seperti inilah rasanya ml

Dan aku mencoba mengurangi rasa sakit yang dirasakan Meri dengan mencumbu bibirnya, setelah melihatnya sedikit tenang aku mulai memompa k0ntolku keluar masuk memeknya secara perlahan dengan sambil mencumbu puting payudaranya

“Sssshhhh…aaahhhh… Pelan mas masih perihhh aaaaakkkhhhh sssshhhhhh”ucap Meri dengan mendesah
“Iya sayang, nikmatin saja lama-lama perihnya akan hilang dan berganti jd enak” ucapku ke Meri

Aku terus menggenjot memeknya keluar masuk dan aku merasa memek nya sudah terbiasa dengan k0ntolku yang mengobok-obok isi memeknya

Dan Meri sepertinya sudah tdk merasakan perih lagi tapi sebaliknya merasakan enak di memeknya, terbukti dari desahan desahannya

“Aaahhhhhh mas terus mas…aaahhhh enakkkk sssshhhh… Aaahhhh.. Mas jahat udah ngentotin sepupunya sendiriii…hhhhhmmmm….” Racau Meri

Aku tersenyum mendengar kata2nya, aku terus menggenjot memek nya semakin cepat semakin dalam

“Aaaaahhhhh Mer enak banget memekmu sayang,,pereettt banget aaahhhhhhh memek perawan emang nikmat” aku pun tak tahan untuk mendesah

LIHAT JUGA :  Cerita Sex : Cara Pintas Masuk PNS

Selama sepuluh menit aku menggenjot memek nya tiba-tiba

” Aaaahhhh massss aku mau pipis lagi masss aaahhhh… Aaaahhhhhh..” Ucap Meri lirih
“Pipis aja sayang, keluarin aja jemput kenikmatanmu sayang” bisikku ke Meri

“Aaaahhh terusss massss aahhh aku ga tahan mas aaahhhhhh pipisss….. Aahhhhhh aku pipis massss… Aaaaarrrgggggggggghhhhhhh…..”

Meri mendesahhh panjang pantatnya sedikit terangkat keatas, dia mendapatkan orgasmenya lagi

Hhhaaaahhh…haaahhhh….haaahhhhhh..

Terlihat dia terengah-engah tapi aku tak peduli aku belum keluar, aku memintanya menungging dan dengan doggy style aku mengobok-ngobok lagi memek bahkan semakin cepat

“Aaaahhhhh… Aaahhhhhh… Aaaaahhhhh…” Meri hanya mendesah lemas

Cukup lama aku menggenjotnya dengan posisi doggy style dan aku merasa aku akan mencapai yang ingin aku capai dalam persetubuhan ini dengan cepat aku membalikkan badannya lagi, memasukkan lagi k0ntolku ke memeknya dan menggenjot dengan cepat sampai terdengar bunyi gesekan k0ntolku dengan memeknya

“Aaaaahhhhh….aaaahhhhh…”

Meri hanya bisa medesah desah pasrah

“Aaakkhhhhhh mas aku mau pipis lagi aaahhhhhhhhhhhh…” Kata Meri disela rintihannya
“Sssshhh aahhhhh iya sayang sabar Mer mas jg mau keluar Mer aahhhh gilaaaa enak banget memekmu sayang… Aaaaakkkhhhh keluar sayang maasss aahh keluarrr…..aarrrrrrrggggggggggghhhh…”

“Aku jg mas aku udah ga tahan masss aku pipis masssss…aarrrrrrrrrgggghhhhhhhhh…”
“Creetttt.. Creeetttt.. Creeeettttttt…”

Dengan bersamaan Meri orgasme untuk ketiga kalinya pejuku pun menyembur deras didalam memek nya menyatu dengan cairan cintanya

“Haaaahhhhh….haaaahhhhhh…”

Kami sama-sama lemas dan terengah-engah menikmati orgasme kami yang dasyat ini
Setelah menikmati sisa-sisa orgasme kami, aku mencabut k0ntol ku dari dalam memek nya

“Aaaarrrrhhhhh…” Meri sedikit merintih saat aku mencabut k0ntolku

” Haaahhhh… Gpp mas, nyilu rasanya pas mas keluarin punya mas tadi” ucap Meri dengan masih terengah-engah

Aku pun beranjak dari atas tubuh Meri dan tidur disebelah Meri

Dia berbalik menghadapku dan menatap mataku nanar, aku melihat air matanya menetes

“Mer maafin aku yahhhh” ucapku lirih sambil menatapnnya

“Mas seharusnya kita tdk melakukan ini, seharusnya ini tdk terjadi, kita ini saudara hikkk….hikkk…”Ucap Meri sambil teMerak
“Maafin mas yahh Mer”ucapku yang masih menatap matanya
“Hiiikkkkk…hiiikkk… Massss jahaattt.. Hiiikkk.. Mas sekarang aku udah ga perawan lagi” ucap Meri masih dengan teMerak
“Sssstttt… Mas minta maaf, mas khilaf, tapi mas mau bilang mas sayang sama kamu” ucapku dengan menatapnya dengan rasa bersalah

Tapi entah tanpa aku sadari, aku merasa ada suatu perasaan yang lain yang muncul terhadap adek sepupuku ini! Apakah aku mencintainya? Pikirku

Huuufffff gataulah

“Ya sudahlah mas hiikkk.. Udah terjadi mau gimana lagi, tapi aku takut mas kalau aku hamil bagaimana??” Tanya Meri
Aku kaget dengan pertanyaan Meri, aku berfikir iya bagaimana kalau dia hamil? Arrgghhh apa yang akan terjadi nanti?
Bukannya aku gamau bertanggung jawab, tapi apakah keluarga kami akan memperbolehkan?

Ahhh gataulah, aku bahkan ga bisa berfikir tapi apapun yang terjadi aku akan bertanggung jawab

Aku tersenyum dan berkata kepada Meri

“Kamu tenang sayang, mas akan tanggung jawab kalo kamu hamil, kita akan menikah, mas sayang sama kamu”
” Mas serius???” Tanya Meri
“Iya sayang, atau mulai sekarang kita pacaran saja secara diam2 hehehe”Jawabku sambil mengedip-ngedipkan mata
” Iiiihhh apaaan sih mauu nya wwweeeekkk” ucap Meri samil memeletkan lidahnya kepadaku
“Massss… Hhhmmmm aku sayang mas, mas janji harus selalu ada untuk aku, mas harus selalu menjagaku, mas harus selalu mencintai aku, mulai sekarang aku adalah milik mas” Ucap Meri tiba-tiba mengagetkanku

Tapi kemudian aku tersenyum, menjawab semua kata-katanya dengan kecupan dibibirnya dengan penuh kasih sayang

Dia pun membalas kecupanku
Kami pun berpelukkan
Pikiranku pun melayang entah kemana

Entahlah apa yang akan terjadi nanti, apa yang akan aku hadapi esok biarlah menjadi rahasia bagiku, semua ini baru permulaan, dan entah akan seperti apa akhirnya

Akupun memejamkan mata

dan akhirnya kamipun tertidur berpelukkan dengan masih keadaan bertelanjang

author