Cerita Sex : Gairah Yang Menggebu-Gebu

No comment 1038 views

Jagobokep.com – Cersex artikel dewasa khususnya Cerita Sex, Pesta Sex, Cerita

cerita-dewasa-gairah-yang-menggebu-gebu

Novi adalah seorang guru disebuah SMA di Jakarta, umur sekitar 32tahun, seksi, cantik dan menggairahkan, sudah hampir 8 tahun tdk pernah melakukan hubungan seks lagi.

Cerita Sex Terbaru | Saat ia berusia 24 tahun ia ditinggalkan oleh suaminya, suaminya pergi tanpa pesan entah kemana, sejak itu Novi tdk pernah lagi percaya dengan laki-laki, ia merasakan bahwa laki-laki yg mendekatinya hanya sekedar ingin melakukan hubungan sex saja dengan dia.

Kadang-kadang ia merasa butuh akan belaian seorang lelaki, rindu akan sentuhan-sentuhan lelaki, dan memeknya kadang-kadang gatal ingin merasakan lagi sodokan-sodokan penis lelaki, tapi ia merasa takut akan dikecewakan lagi oleh lelaki dan ia tdk mau sakit hati lagi.

Banyak lelaki mencoba untuk mendekatinya, tetapi semuanya berlalu begitu saja tanpa dapat merasakan kehangatan badan Novi, banyak orang berpikir bahwa Novi adalah seorang lesbian.

Novi mempunyai tubuh yg sangat sexy sekali, bentuk tubuhnya sangat bagus, sebagus anak-anak gadis berumuran 18 tahunan, kullitnya kuning langsat dan sangat halus sekali, ukuran branya 36C, bentuk pantat yg indah dan pinggang yg ramping ditambah sepasang kaki yg lenjang, bentuk tubuh Novi adalah impian para lelaki.

Cerita Dewasa Terbaru | Sore hari setelah usai jam sekolah, Novi masih berada diruangan kelas, sedang memeriksa hasil ulangan murid-muridnya, tiba-tiba didepan pintu berdiri seorang lelaki, yg ternyata adalah Chandra guru olahraga disekolah ini.

Chandra terkenal dikalangan para murid wanita karena kegantengannya, dan banyak perempuan yg sudah jatuh dalam pelukan Chandra tapi tdk untuk Novi, Novi sama sekali tdk pernah tertarik kepada Chandra, Chandra berusia sekitar 32 tahun, masih sendiri, bentuk tubuhnya betul-betul atletis.

Chandra terkenal dengan penisnya yg besar, biarpun Novi tdk pernah melihat secara langsung tapi ia sering sekali mendengar bahwa Chandra mempunyai batang kemaluan yg sangat besar, entah itu dari sesama guru wanita ataupun dari para murid wanita, dan dari cerita mereka Novi tahu bahwa Chandra tdk pernah merasa cukup melakukan hubungan seks.

Novi tdk dapat berbohong bahwa lubang senggamanya menjadi basah, saat mendengar cerita dari rekan-rekan gurunya saat mereka melakukan hubungan seks dengan Chandra, gairah birahinya bergejolak, lubang senggamanya gatal ingin merasakan sodokan batang kemaluan Chandra yg besar.

“Lembur??” tanya Chandra, sambil mendekati meja Novi.
“Nampaknya kamu mencintai pekerjaanmu”
“Yeah, “ jawab Novi,
“lagian gak ada alasan pulang cepat, tdk ada yg menungguku juga dirumah,”
“kamu kan tahu, kamu tdk perlu sendiDoni dirumah, aku kan pernah bilang,” kata Chandra ,”kamukan bisa aja bawa teman pulang kerumahmu untuk teman ngobrol”
“Ohh, Chandra, kitakan pernah bicarakan hal ini sebelumnya , maaf, aku gak tertarik, ketertarikan aku terhadap lelaki sudah hilang sejak 8 tahun yg lalu, seperti yg pernah aku bilang beberapa kali ke kamu.”

Tapi kali ini Chandra telah memutuskan, ia datang dengan persiapan agar dapat merasakan lubang senggama Novi, sehingga Novi tdk dapat menolaknya lagi.
“Baiklah, sebetulnya aku benci untuk mengatakan hal ini, tapi aku khawatir kalau kamu tdk mengajak aku kerumahmu malam ini untuk menikmati dan merasakan tubuhmu yg seksi, terpaksa aku akan melapor kepada Pak Manto” kata Chandra.

Chandra menatap mata Novi, tatapan Chandra membuat Novi gelisah dan bingung atas kata-kata Chandra.

“Apapun maksudmu? Apa yg bisa kamu laporkan tentang aku kepada kepala sekolah,” jawab Novi.
“Hhhmmm, baik,” Chandra melanjutkan. “kamu tahu Agus?? Anak yg paling besar disekolah kita, dan salah satu anggota team basket kita, dan yg keluarganya baru saja pindah ke Bandung?”

Novi mengangguk. Anak itu adalah salah satu murid dikelasnya dimana ia menjadi wali kelas.

“Aku tdk mengatakan apa-apa pada saat kejadian itu, karena aku tdk mau terjadi apa-apa pada reputasimu,” kata Chandra.
“tapi, Agus cerita padaku bahwa beberapa kali dia pergi denganmu ke hotel, dan ia juga bercerita bagaimana kamu selalu mengkaraoke penisnya dan menelan spermanya saat ia ejakulasi, ia bilang kamu sanggup menelan sperma lebih banyak daripada gadis manapun, dan katanya lagi bahwa kamu sekali dientot oleh penis yg besar.”

Novi terkejut sampai tdk bisa mengucapkan sepatah katapun, Novi menatap Chandra dengan tajam, nafasnya memburu, setelah memperoleh ketenangannya kembali,

“Saya tdk pernah melakukan hal itu kepadanya, saya tdk pernah bersetubuh dengan dia ataupun dengan lelaki lain, itu semua hanya kebohongan belaka,” teriak Novi.
“He..he.., saya ragu kamu bisa meyakinkan hal ini kepada kepala sekolah, hhmm, kata-katamu lawan kata-katanya, kamu tahu sendiri kepala sekolah kita. Jika ada saja sedikit skandal didalam sekolahnya terutama ini menygkut guru-guru dibawahnya dengan murid-murid disekolah ini, kamu bisa dipecat kapan saja, Aku benci melaporkan hal ini, tapi nampaknya kamu tdk memberikan banyak pilihan untukku. Sudah pasti kamu tdk akan mengajak aku kerumahmu untuk bermesraan??”

Novi betul-betul terkejut sehingga ia tdk dapat berpikir dengan jernih, ia tahu pak Manto tdk akan mempercayai perkataan dia.

“Tapi, aku betul-betul tdk melakukan hal itu, Nov!!” Novi berkata sambil menangis “Jangan lakukan hal ini padaku, ini akan menghancurkanku, Aku tdk pernah berhubungan seks dengan murid-muridku!”

Chandra hanya tersenyum, ia tdk perlu mengatakan apa-apa lagi, Ia tahu Novi sudah ada dalam genggamannya, Novi mulai menangis, bibirnya gemetar.

Tak lama kemudian, Novi mulai bisa menenangkan dirinya, ia keringkan airmatanya dan mengambil nafas dalam-dalam.

“OK, “ kata Novi sambil matanya menatap lantai.
“sekarang maumu apa, saya hisap penismu, atau kamu entot memekku, atau kamu mau jilatin memekku, kamu tinggal bilang saja.”

Chandra merasa penisnya mulai bangun, jantungnya berdebar mendengar kata-kata Novi.

“Ok, bagus sekali! Kamu tdk akan menyesal, saya berjanji,” kata Chandra dengan gembira, senyumnya terhias diwajah gantengnya, kemudian,
“daripada kita lakukan dirumahmu lebih baik kita lakukan sekarang di ruangan senam, saat sekarang sudah pasti tdk ada orang lagi disana ataupun disekolah,” lanjut Chandra.

Novi tahu ruangan senam yg dimaksud, dimana ia pernah menyaksikan saat team senam mereka berlatih, ruangannya cukup besar, lantainya dilapisi oleh matras yg sangat tebal, dan ruangan tersebut kedap suara, jadi suara dalam ruangan itu tdk akan terdengar keluar.

Novi tahu ia bisa berteriak, melenguh dan merintih-rintih sekerasnya dan tdk akan ada yg mendengarkan suara erangan dia, kecuali Chandra.

Saat ini, Novi sedikit gugup seperti layaknya seorang anak perawan, lubang senggamanya mulai hangat dan basah, dia mulai terangsang membayangkan lubang senggamanya yg sebentar lagi akan mendapatkan sodokan-sodokan batang penis.
Sesampainya di ruangan senam, Chandra mulai melucuti baju Novi satu persatu, setelah Novi telanjang bulat Chandra melihat kedua payudara Novi menggelayut dengan indah kedua putingnya mencuat seolah menantang untuk dijilati dan dihisap.

Setelah selesai melucuti pakaian Novi, Chandra mulai membuka bajunya juga, saat Chandra membuka celana dan Cdnya, jantung Novi berdegup kencang melihat penis Chandra yg besar dan sudah tegang, ukurannya hampir 2 kali dari ukuran penis suaminya.

Kemudian Novi merebahkan tubuhnya diatas matras, dan mulai mengangkangkan kakinya, sehingga lubang senggamanya yg berwarna merah muda terlihat oleh Chandra dengan jelas, memeknya sudah basah oleh cairan pelumasnya.Chandra berlutut didepan memek Novi, tangannya yg kiri mulai mengelus-elus paha Novi sementara yg kanan mengelus-elus belahan memek Novi, jempolnya kemudian mengelus-elus itil Novi.

“Ooohhh!!” Novi merintih.
“Oohh, Nov, entot aku sayang, cepat!! Masukkan penismu yg besar itu kedalam memekku!! Aku tdk sabar lagi, dan aku ingin kamu genjot aku dengan keras dan cepat sayang!”

Chandra tdk memerlukan lagi pelicin, ia merasakan jari-jari tangannya basah oleh cairan pelumas yg keluar dari memek Novi, memek Novi nampaknya sudah siap untuk diterobos oleh penis Chandra, kemudian Chandra menyelipkan kepala penisnya dibelahan memek Novi, lalu dengan sekali sentakan yg kuat ia dorong batang penisnya menerobos lubang senggama Novi.

Jlllleepp…. Bleesssss…….

“Eeeaaaghhh!” Novi memekik.

Kedua matanya terbelalak, kepalanya tergeliat kebelakang menekan matras, dan ia mengangkat pantatnya menyambut desakan penis Chandra dilubang senggamanya, penis Chandra terbenam dalam-dalam di lubang memek Novi, Novi merasakan bahwa lubang memeknya penuh sesak oleh jejalan batang penis Chandra.

“Bagaimana?? Kamu sukakan???” Chandra bertanya.
“Suka penisku, sayang? Cukup besar buatmu??”
“Ohhh, Chandra, penismu luar biasa sekali!” Novi merintih keenakan.

Wajahnya merona merah, nafasnya mulai terengah-engah, penuh dengan nafsu ingin memuaskan dahaga akan kenikmatan seks.

“tekan yg dalam, sayang!! Aku membutuhkan penis besar seperti punyamu ini sedari dulu!”

Chandra melakukan permintaan Novi, Chandra memeluk tubuh Novi lalu dengan gaya misionari, Chandra memulai menggerakkan pinggulnya memaju-mundurkan penisnya didalam lubang senggama Novi dengan cepat dan keras, Chandra merasakan lubang senggama Novi semakin basah dan basah saja.

Chandra memberikan berlusin-lusin sodokan-sodokan penisnya didalam memek Novi sebelum terdengar suara Novi yg merengek-rengek dan mengerang keenakan.

“Mmmm, ouughh! Enak sekali, sayang,” Novi berbisik.
“entotanmu enak sekali, Ohh, aku suka sekali penismu, aku sekali caramu mengentotku, Ohhh, penismu memenuhi memekku, Oohhh!!”

LIHAT JUGA :  Cerita Sex: Kocokan Nikmat Dua Pramugari

Bob belum pernah mengentot cewek yg bernafsu sekali seperti Novi, biarpun itu anak gadis yg berhasil ia pikat tdk sepanas dan bernafsu seperti Novi.

Badan Novi bergetar saat merasakan sodokan penis besar Chandra di memeknya, perasaan Novi bercampur aduk merasakan kehangatan penis Chandra yg sedang mengaduk-aduk lubang senggamanya, Novi kerepotan menahan ledakan-ledakan nafsunya.

Novi melingkarkan kakinya yg lenjang kepinggang Chandra dan mengaitkan kedua pergelanganan kakinya, Novi mulai menekan pinggang Chandra saat Chandra mendorong masuk penisnya, akibatnya membuat penis Chandra masuk lebih dalam di lubang senggamanya.

Novi mengerang-erang keenakan setiap sodokan penis besarnya Chandra mendorong masuk di lubang senggamanya.

“Terus, sayang, terus, sodok aku dengan penis besarmu itu, Ohhh, sampai memekku penuh dengan semburan spermamu yg hangat,” Novi berteriak memohon-mohon.
“Aku ingin merasakan tembakan spermamu didalam lubang memekku!!.”

Chandra semakin mendekatkan tubuhnya, tangannya melingkari tubuh Novi lewat bawah tangan Novi, tubuhnya menekan tubuh halus Novi, penisnya menekan lebih dalam, sangat dalam sekali didalam lubang senggama Novi.
Novi memompa pinggulnya dan meremas tubuh Chandra dengan kedua kakinya, dan lubang senggamanya mulai berdenyut-denyut, nafas Novi terengah-engah dan menderu, rintihannya semakin sering terdengar merasakan kenikmatan yg sangat hebat.

Chandra memompa penisnya semaki cepat dan hebat didalam memek Novi, membawa Novi semakin mendekati puncak kenikmatannya yg pertama selama 8 tahun ini.

Novi memohon-mohon agar Chandra semakin mempercepat sodokan-sodokannya, dan tak lama kemudian tubuhnya menyentak dengan kuat, memeknya memuntahkan lahar puncak kenikmatannya.

“AAAIIEEE!” Novi memekik.
“OHHH, ENTOT AKU SAYANG! ENTOT AKU! ENTOT AKU! ENTOT AKU! YG DALAM!!!”

Novi seperti binatang liar, memeknya sangat basah oleh lender kenikmatannya, Novi merasakan kehangatan memenuhi lubang senggamanya, menyirami penis Chandra yg sedang keluar masuk dalam lubang memeknya.

Tubuh Novi menggeliat-geliat dan pinggulnya memutar-mutar diatas matras, Novi merintih dan mengerang keenakan menikmati puncak gairah birahinya yg tercapai, lubang memeknya berdenyut-denyut saat memuntahkan lahar kenikmatannya.

Semua penantian dan kebutuhan akan seks selama 8 tahun telah tercapai saat lubang memeknya berdenyut-denyut dan mencengkram penis Chandra.

“Ohhh, kamu hebat sekali, sayang!” she mengerang penuh nafsu.
“kamu sangat hebat sekali!”
“Kamu juga sayang, kamu adalah yg paling hebat dari semua yg pernah aku entot,” Chandra mendesah, sambil tetap melanjutkan genjotan-genjotannya, Chandra memompa penisnya dengan kuat dan menekan lebih dalam sejauh yg bisa ia lakukan, menggesek-gesek itilnya Novi, dan dinding memek Novi.

Mereka bersetubuh seperti itu dengan waktu yg cukup lama, menikmati manisnya gairah birahi mereka, penis besar Chandra semakin basah dan semakin mudah keluar masuk dalam lubang senggama Novi, Chandra menikmati betul mengentot memek Novi yg tdk pernah dimasuki penis lelaki lain untuk waktu yg cukup lama.

Chandra mencoba untuk menahan agar penisnya tdk cepat-cepat memuntahkan lahar kenikmatannya, sampai ia dapat memberikan beberapa kali kepuasan kepada Novi, Chandra tahu Novi bisa beberapa kali mencapai kepuasannya, dan Chandra ingin menghemat tenaganya dan memastikan agar Novi bisa mendapatkan kepuasan yg orang lain tdk dapat berikan.
Akhirnya setelah kepuasan pertama Novi mereda, Novi menyarankan agar merubah posisi mereka, dipojokan ruang senam ada bantalan bangku yg dapat distel.

“Aku rebahan di bangku itu, dan kamu bisa menyetel ketinggiannya sesuai dengan keinginanmu,” kata Novi,
“Kemudian kamu berdiri dilantai dan kamu masukkan penismu lagi, aku ingin merasakan penismu yg besar itu, menghujam memekku lebih dalam dan lebih keras lagi!!”

Chandra menyukai ide Novi itu, ia tahu dengan posisi itu penisnya bisa lebih dalam masuknya di memek Novi.
Novi merangkak naik keatas bangku, ia mengatur posisi tubuhnya, Chandra mengatur posisi meja itu, sehingga posisi pantat Novi lebih tinggi dari posisi kepalanya dan sejajar dengan posisi penisnya saat berdiri, Novi gemetar saar merasakan penis Chandra menyentuh kakinya. Ini pasti akan lebih enak lagi, batin Novi.

Chandra mengunci posisi bangku yg sudah tepat dan berdiri di satu ujungnya, pantat Novi berada tepat diujung bangku, kedua kaki Novi mengangkang, lubang memeknya terbuka, indah sekali.

Batin Chandra bergejolak, Haruskan kujilati dulu memek ini? Tapi ia perhatikan Novi, nampaknya Novi lebih menginginkan kehangatan penisnya, iapun mengambil keputusan untuk mengentot Novi lagi.

Sekarang ini Chandra menekuk kaki Novi sehingga lutut Novi hampir menyentuh payudaranya yg besar, Chandra memegang pergelangan kaki Novi, kemudian ia mulai mengarahkan penisnya dan mendorongnya masuk kedalam lubang memek Novi, kepala penisnya menyelinap masuk dibelahan memek Novi, dan ia menekan dalam-dalam dilubang memek Novi.

Novi mendesah berat saat merasakan penis Chandra mulai menyodok lubang memeknya, bola matanya berputar sehingga yg nampak hanya yg putihnya saja, tubuhnya melenting seperti busur panah, Chandra tahu bahwa penisnya masuk lebih dalam dari sebelumnya, dan ini cukup untuk membuat gairah nafsu Novi akan tercapai lagi.

“OK, sayang, buat aku puas lagi,” kata Novi lirih.
“Aku ingin merasakan penismu masuk lebih dalam sampai biji pelermu menyentuh bibir memekku, Aku sekali dientot oleh penismu yg besar dan hangat itu.”

Chandra membungkukkan tubuhnya dan mengangkat kedua kaki Novi lalu menaruhnya diatas pundaknya, penisnya yg besar dan panjang masuk lebih dalam lagi sampai jembutnya bersentuhan dengan bibir memek Novi.

Novi dapat merasakan denyutan dan tegangnya penis Chandra saat Chandra mulai memaju mundurkan penisnya, memeknya berdenyut-denyut kencang penuh gairah.

Chandra menyelipkan kedua tangannya dibawah pantat Novi, kemudian Chandra mulai meremas-remas kedua bongkahan pantat Novi dengan lembut, Novi menyukai aksi Chandra ini, kemudian Chandra mengangkat pantat Novi untuk menyambut sodokan penisnya, membuat penisnya masuk lebih dalam lagi di memek Novi.

Kemudian Chandra mulai mengentot Novi, pinggul dan pantatnya mulai naik turun dengan cepat, Nampak penisnya yg panjang mulai basah oleh cairan memek Novi dan urat-urat penisnya semakin terlihat.

Chandra memompakan penisnya semakin cepat dan cepat kedalam lubang memek Novi, membuat tubuh Novi menggeliat dan menggelinjang menikmati kenikmatan.

Lagi dan lagi tanpa berhenti, Chandra terus mengeluar masukkan seluruh batang penisnya yg panjang dan besar itu, membuat tubuh Novi gemetar, membuat memek Novi berdenyut.

Novi mencapai kepuasannya terlebih dahulu, rintihannya terdengar, memeknya berdenyut dengan kencang, hampir bersamaan penis Chandrapun memuntahkan spermanya.

“kita keluar sama-sama, sayang!” Novi merintih-rintih keenakan, dan Novi merasakan penis Chandrapun mulai berdenyut. “tembakkan spermamu didalam memekku, sayang.”
“Ini dia, ini dia, terima spermaku, sayangkut!” Chandra mengerang, mukanya memerah saat meraih puncak kenikmatannya.

Tubuh Chandra melenting, penisnya ia tekan dalam-dalam di lubang memek Novi, lahar kenikmatan mereka bertemu dilubang senggama Novi, dan membasahi penis Chandra.

Chandra telah menyetubuhi Novi dengan seluruh kemampuan yg ia punyai, Chandra adalah seorang laki-laki jantan yg mempunyai penis yg panjang dan besar, dengan stamina yg bagus, dan Novi tetap merasa kurang puas ia masih menginginkan penis lagi.

Novi sangat bernafsu, gairah birahinya meledak-ledak, ia sangat kelaparan akan sodokan-sodokan penis, Chandra menyadari bahwa Novi akan berubah menjadi perempuan yg haus akan seks setelah pengalaman seks hari ini.

Chandra tetap membenamkan penisnya didalam lubang memek Novi, menembakkan spermanya sampai tetes terakhir.

Nampaknya Novi susah untuk betul-betul dipuaskan oleh penisnya ini, dan Novi tahu akan hal ini, Novi menyukai dientot oleh Chandra, dan Novi ingin sisa malam ini dihabiskan dengan dientot oleh Chandra dan dengan berbagai posisi.
Dan mereka melakukan itu, mereka melakukan sampai dini hari, mereka melakukan dengan berbagai posisi, diatas matras dengan Novi diatas Chandra, lalu mereka melakukan posisi doggie style. seksigo

Tapi Novi tahu setelah ini ia akan pulang kerumah dan berakhir dengan tidur sendiri diatas tempat tidurnya.

Sekarang setelah merasakan sodokan-sodokan penis lagi, yg pernah atau hampir ia lupakan bagaimana rasanya dientot oleh penis, Novi akan merindukan setiap harinya sodokan-sodokan penis-penis yg besar yg akan memuaskan dia, yg akan membuatnya melayg-layg.

Beberapa hari kemudian setelah kejadian dihari itu, Novi merasakan memeknya mulai gatal ingin merasakan sodokan-sodokan penis lagi. Hari Senin pagi Novi mengajar di jam pertama. Salah satu muridnya Doni yg duduk dibarisan depan, matanya menatap Novi, dan pada saat ia Novi mulai mengajar nampak oleh Novi tonjolan diselangkangannya dibalik celana ketatnya.

Sebelumnya Novi tdk pernah memperhatikan hal ini, tapi sekarang ini Novi sedang membutuhkan penis untuk menyodok-nyodok memeknya, selangkangan Doni seperti magnet untuk mata Novi, Novi membayangkan menarik risletingnya dan menarik keluar penisnya yg sedang tegang itu, menghisap dan mengulum-ngulum sampai mulutnya penuh oleh sperma.

Sangat susah untuk Novi berkonsentrasi dalam mengajar hari ini, bagaimanapun juga akhirnya Novi berhasil melalui semua ini saat bel sekolah berbunyi, menandakan jam pelajarannya telah berakhir, dan Novi juga teringat bahwa Doni adalah anggota dari club fotografi disekolahan dimana Novi menjadi guru pembimbingnya.

“Doni, tunggu sebentar ada yg mau saya bicarakan?” Novi bertanya. “saya ada tugas khusus untuk kamu di ruangan gelap club fotografi malam ini, setelah jam sekolah usai, ini akan sangat berarti buat saya jika kamu bisa melakukannya.”
“Tentu, bisa, bu.” Kata Doni, “orangtuaku sedang pergi keluar kota ada urusan keluarga, jadi aku tdk perlu buru-buru pulang kerumah.”

Novi merasa senang.

“Bagus, jadi saya tunggu sekitar jam 4.”

Sebuah kesempatan batin Novi, jika ia menginginkannya, Aku akan entot dia sampai tengah malam, jika Chandra bisa menggunakan ruangan senam, pasti aku juga bisa menggunakan ruangan gelap fotografi.

Novi merasa sedikit khawatir jika pak Manto mengetahui hal ini, tapi saat ini Novi sedang bernafsu sekali ingin merasakan sodokan penis di memeknya, jadi ia tdk perduli lagi tentang pak Manto.

Novi sangat membutuhkan penis, dan ia tahu bahwa tdk ada yg menandingi kehangatan penis anak muda seperti Doni.

Seusai jam sekolah, setengah berlari Novi menuju ruangan gelap fotografi, yg lokasinya agak berjauhan dengan bangunan utama sekolah ini. Novi sampai duluan di ruangan tersebut, ia lalu membuka kunci pintu ruangan tersebut, ketika Doni tiba, ia mematikan lampu besar yg ada diruangan itu, ruangan itu sekarang hanya diterangi oleh lampu kecil saja, dimana lampu ini biasanya digunakan pada saat orang sedang mencetak film.

“Ayo masuk, Doni,” kata Novi.
“tdk apa-apa. Saya belum melakukan apapun juga, tapi lebih baik kalau kamu mengunci pintu itu, dan nyalakan lampu diluar jadi tdk orang yg mengganggu saat kita menggunakan ruangan ini.”

Setelah Doni mengunci pintu, Novi tdk membuang waktu lagi, ia segera mengeluarkan sejumlah photo dan roll film dari dalam tasnya.

“Ini betul-betul rahasia, Doni,” kata Novi.
“Apapun yg terjadi didalam ruangan ini, hanya kita berdua saja yg mengetahui hal ini, tdk ada orang lain yg mengetahui kejadian diruangan ini, kamu mengertikan.”
“Iya, bu, sudah pasti.” Kata Doni.

Matanya yg hitam malu-malu menatap Novi, hampir seperti orang alim, dengan melihat ini saja membuat Novi gemetar, Novi membayangkan jika Doni pasti belum pernah melihat kemaluan perempuan, mungkin juga payudara perempuan belum pernah Doni lihat, apalagi melakukan hubungan seks, Novi sangat pasti bahwa Doni masih perjaka.

Novi membatin sungguh aneh bila tdk ada satupun anak gadis disekolah yg mendekati Doni, tapi Novi sadar mungkin karena Doni anak yg pemalu sehingga membuatnya jauh dari anak-anak gadis, tampangnya lumayan cakep, badannya lumayan kekar.

Novi memberikan photo tadi ke Doni, dan terdengar hembusan nafas Doni yg sangat keras, Doni tdk dapat melepaskan pandangannya pada photo itu, dan Novi menunggu sampai Doni melihat semua photo-photo itu.
Semuanya adalah photo-photo telanjang Novi saat berumur 19 tahun.

“Oohh, Bu Novi!!, kenapa ibu perlihatkan photo-photo ini padaku.” Kata Doni tergagap-gagap.
“Apa ini betul-betul ibu??”
“itu semua memang photoku,” Novi berkata lirih dengan mata setengah terpejam, wajahnya sangat dekat sekali dengan wajah Doni , karena sangat dekatnya jika ia julurkan lidahnya ia dapat menjilat telinga Doni.
“Dan aku mau kamu sekarang memotretku, seperti itu, tapi dengan gaya lebih merangsang. Apa kamu bisa lakukan itu? Apa sebelumnya kamu pernah melihat perempuan telanjang??”

Saat ini Novi hampir tdk dapat bernafas dengan normal, nafasnya terengah-engah, payudaranya yg besar terlihat naik turun dengan jelas seirama dengan nafasnya, yg ingin ia lakukan adalah menggenggam penis Doni, yg kelihatan sudah membesar dibalik celananya, tapi ia terpaksa menahan itu semua sampai ia merasa yakin bahwa Doni menginginkan dia, Ia harus yakin betul-betul bahwa Doni tdk akan menolak dia melainkan ingin memasukkan penisnya didalam lubang senggamanya.

“Hhhmmm, aaaku tdk tahu, bu.” Kata Doni tergagap-gagap.
“Aku akan dapat masalah besar jika ada orang yg tahu hal ini.”
“Tdk ada satupun orang yg tahu, lagipula, aku yg akan dapat masalah lebih besar daripada kamu, Bagaimana??” sambil berbicara, Novi mulai melepaskan kancing blusnya satu persatu, setelah blusnya terlepas kedua payudara Novi mencuat menantang untuk dijamah, dengan sengaja Novi menggesekkan payudaranya ketangan Doni.

Doni merasakan penisnya berdenyut dengan kuat, sehingga ia berpikiran penisnya akan memuntahkan sperma dibalik celananya, Doni tdk pernah mengeluarkan spermanya dengan cara lain selain dengan cara mengocoknya sendiri, ia merasa sore ini ia akan mengalami hal yg baru dalam hidupnya.

Jantungnya berdebar dengan kencang, matanya terbelalak menatap kedua payudara Novi yg besar.

“Aku pikir pasti tdk apa-apa, jika ibu mengatakan demikian.” Doni berkata pelan sekali, suaranya nyaris tak terdengar.

Doni sangat bergairah sekali, tapi gairahnya tdk melebihi gairah Novi, Novi seperti terbakar oleh gairah birahinya, Novi sudah tdk sabar untuk melepaskan seluruh bajunya, dan baju Doni juga, dan kemudian mengulum-ngulum penis Doni yg tegang.

Kemudian Novi mulai melepaskan kancing blusnya satu persatu, kemudian Novi melepaskan blusnya yg sudah terbuka, sekarang bagian atas Novi hanya tertutupi oleh BH yg ketat sehingga sebagian payudaranya terpampang di mata Doni, kemudian Novi mendekati Doni dan menempelkan dadanya di dada Doni, digesek-gesekkannya payudaranya yg masih tertutup oleh BH ke dada Doni, Doni bersandar dimeja, kedua tangannya mencengkram pinggiran meja. Novi melihat pancaran nafsu dari kedua bola mata Doni, mulut Doni terbuka dan nafasnya terdengar memburu.

“Doni, kamu maukan mengambil photoku yg tanpa mengenakan sehelai bajupun,” Novi bergumam, dengan mata setengah terpejam sambil menekankan payudaranya kearah muka Doni.

Doni gemetar menahan gairah nafsunya, penisnya semakin menegang, dan ia merasakan tangan Novi berada diselangkangannya, Doni juga merasakan kedua tangan Novi sedang mengusap-ngusap penisnya dari balik celananya dan kadang-kadang meremas-remasnya.

“Ohhh, sayang, kamu sudah bergairah!” Novi mendesah manja.
“Aku belum pernah sebelumnya merasakan penis sebesar dan sekeras ini. Cepat, sayang, aku keluarkan penismu ini yach, kemudian aku buka semua pakaianmu, aku ingin melihat penismu yg kamu sembunyikan, sudah pasti besar sekali punyamu ini, tapi aku ingin sekali merasakannya berada didalam genggamanku dan didalam mulutku.”

Novi membuka rok dan sepatunya, kemudian ia melepaskan celana dalamnya, Doni sangat b ernafsu sekali melihat pemandangan ini, kemudian Doni meraih kedua payudara Novi dan meremas-remasnya, tak lama kedua tangan Doni beralih kepunggung Novi, mencari kait BH Novi dan membukanya, kedua payudara Novi yg besar akhirnya terpampang didepan mata Doni.

Doni tdk mau mengalihkan pandangannya dari kedua bukit kembar Novi, Novi merasakan gairah birahinya semakin memuncak, dengan sekali sentak Novi menarik kepala Doni kearah salah satu payudaranya, Doni membuka mulutnya dan memasukkan puting susu Novi dan mulai menghisap-hisap puting susu Novi yg sudah mulai menegang. Novi merasakan hangatnya mulut Doni dan bibirnya yg basah menjilati dan menghisap-hisap payudaranya.

“Ayo cepat, sayang, aku sudah tdk sabar lagi,” Novi berbisik.
“Cepat entot aku, buka bajumu dan masukkan penismu itu kedalam lubang memekku.”

Dengan tergesa-gesa Doni melucuti pakaiannya, matanya masih memandangi tubuh Novi yg sudah telanjang, Doni ingin cepat-cepat memasukkan penisnya kedalam memek Novi dan mengentotnya seperti yg ia impikan selama ini.
Doni sering melakukan onani sambil membayangkan tubuh Novi, hampir setiap malam ia lakukan itu sebelum ia tidur, dan sekarang ini didepan matanya tubuh Novi telanjang bulat menantikan sodokan penisnya di lubang senggamanya, Doni hampir tdk mempercayai hal ini akan terjadi.

Ketika Doni hanya tinggal mengenakan CD saja, Novi sudah tdk sabar lagi ingin merasakan penis Doni, kemudian Novi menarik CD Doni kebawah, dan setelah itu Novi menyorongkan wajahnya keselangkangan Doni.

Penis Doni sudah sangat tegang dan keras sekali, Novi hampir tdk mempercayai matanya, ia melihat penis Doni lebih besar dari kepunyaan Chandra, penis Doni tampak berdiri tegak dengan gagahnya

Jantung Novi berdebar saat ia mulai mengulum-ngulum dan menjilati penis Doni, Novi merasakan hangatnya penis Doni di lidahnya.

“Ohhh, penismu betul-betul besar sekali,”Novi bergumam.
“Malam ini aku akan puas menikmati dientot oleh penismu ini.”

Novi kemudian meraih kursi tanpa sandaran, lalu menyuruh Doni untuk duduk disitu, kemudian ia sendiri berjongkok dihadapan Doni, Novi mendekatkan bibirnya dan mulai menciumi penis Doni, menjilati kepala penisnya, dan mengulum-ngulum penisnya.

Novi tdk mau mengecewakan Doni, bibirnya dengan lembut melingkari batang penis Doni, kemudian Novi mulai memaju mundurkan mulutnya sehingga penis Doni keluar masuk dalam mulutnya, Novi mengocok penis Doni dengan penuh nafsu, memeknya semakin basah karena gairah birahinya.

Doni gemetar penuh nafsu merasakan semua ini, saat merasakan penisnya dijilati dan dikulum-kulum oleh Novi, sementara Novi semakin gencar mengeluar-masukkan penis Doni dimulutnya, kepalanya naik turun dengan cepat, Novi sangat bergairah sekali merasakan penis Doni berdenyut-denyut didalam rongga mulutnya.

Saat Doni melenguh perlahan dan meremas-remas rambut Novi, Novi merasakan denyutan penis Doni semakin cepat, Novipun semakin mempercepat memompa penis Doni dengan mulutnya, saat Novi mendengar Doni melenguh panjang dan penisnya mulai berkedut, tangannya ikut beraksi dengan mulai mengelus-elus kedua biji ***** Doni.

“Ohh, bu.., Aku keluar,” Doni mendesah parau,
“Oohh..Buu..aaakkuu kelluaarr”

Tubuh Doni mengejang, penisnya menyemburkan spermanya didalam kerongkongan Novi, Novi mengimbanginya dengan menghisap penis Doni dengan kuat, menekankan kepalanya kebawah menyambut semburan sperma Doni, tangannya meremas-remas biji ***** Doni dengan halus.

Novi sendiri melenguh dan mendesah saat menghisap penis Doni, penuh dengan nafsu birahinya, penis Doni memenuhi mulut Novi, Novi merasakan sperma Doni yg hangat meleleh dari sela-sela bibirnya karena multunya tdk mampu luapan sperma Doni.

Setelah selesai menghisap penis Doni dan Novi membiarkan Doni untuk beristirahat sebentar kemudian Novi bertukar tempat dengan Doni, kemudian Novi meletakkan kursi itu disudut, lalu ia pun duduk diatas kursi itu, kedua kakinya ia kangkangkan, sehingga memeknya terbuka lebar, bibir memeknya yg berwarna merah muda sudah basah dan siap menerima sodokan penis Doni.

“Masukkan penismu yg besar dan keras itu sayang,” Novi mendesah.

Suaranya terdengar manja dan penuh nafsu birahi, menantikan penis Doni yg besar itu menyodok lubang senggamanya.

“Ayo sayang, berikan aku kepuasan, berikan aku penismu yg panjang dan besar itu,”Rintih Novi.

Doni menatap memek Novi yg berbulu dan basah, Doni masih tdk percaya dengan pemandangan yg ia lihat ini, nafsu birahinya meletup-letup, Doni masih tdk percaya bahwa sekarang ini ia berdiri dihadapan gurunya yg sexy dan sedang memohon-mohon kepada dia untuk segera mengentotnya.

Doni kemudian mendekati Novi, setibanya dihadapan selangkangan Novi yg sudah terbuka, Doni mulai menempelkan kepala penisnya dibelahan memek Novi.

Novi merintih perlahan,” Ohh, Doni, berikan padaku, sayang! Sodokkan penismu yg besar dan panjang itu kedalam memekku, CEPAT,”

Kemudian dengan sebelah tangan Doni menguakkan bibir memek Novi yg basah, tangan yg satunya mengarahkan penisnya kelubang senggama Novi, Doni merasakan kepala penisnya mulai terjepit oleh hangatnya memek Novi, dengan sekali sentakkan kuat Doni mendorong penisnya sehingga terbenam dilubang senggama Novi, Novi sendiri merasakan memeknya penuh sesak oleh jejalan penis Doni, Novi merasakan denyutan penis Doni bersentuhan dengan dinding memeknya, membuat Novi menahan nafas.

“Oh, enak sekali, Doni,”Novi menggumam manja.
“Penismu betul-betul indah, entot aku, sayang, Puaskan aku,”

Novi mengaitkan kedua kakinya dibelakang tubuh Doni, akibatnya tubuh Doni menjadi condong kedepan karena kaitan kaki Novi yg menekan dipinggangnya, Penisnya terbenam dalam-dalam dalam lubang memek Novi, gairah birahi Novi semakin menjadi dengan posisi seperti ini, karena dengan posisi seperti ini penis Doni lebih dalam masuknya dilubang senggamanya, sehingga bulu-bulu mereka bersentuhan.

Doni melingkarkan kedua tangannya ditubuh Novi, Doni memeluk Novi dengan erat dan kedua tanggannya berpegangan dikursi.

Doni merasakan dadanya bersentuhan denga kedua payudara Novi yg besar dan empuk, putingnya sudah mengeras seiring dengan gairah birahi Novi yg semakin meninggi.

Memek Novi semakin basah, dan penis Doni mulai mengaduk-aduk dan keluar masuk dimemek Novi seiring dengan gerakan Doni yg mulai memaju-mundurkan pantatnya, Keluar-Masuk dengan cepat, Doni menggerakkan penisnya yg tegang keluar masuk dalam-dalam dilubang senggama Novi membuat gelora birahi Novi semakin menjadi.

LIHAT JUGA :  Cerita Sex: Ngentot Riana dan Rana

Novi merasakan kenikmatan yg luar biasa dapat dientot oleh anak muda seperti Doni, yg penuh dengan energi anakmuda, dan dengan penisnya yg sangat tegang, mengentotnya sehingga Novi lupa akan siapa dirinya, yg Novi ingat saat ini adalah hentakan penis Doni yg menrobos keluar masuk dilubang senggamanya, memberikan pijatan penuh kenikmatan didinding memeknya.

“kamu membuatku ingin terus dientot selamaya, sayang,” Novi mendesah penuh nafsu.
“Tekan yg dalam penismu, sayang, lebih keras…keras….! Jangan berhenti.”

Saat ini Doni mulai merasakan kenikmatan yg luar biasa, apalagi ini adalah pengalaman pertama baginya, Doni sangat bernafsu dan gugup, merasakan dinding memek Novi yg mencengkram dengan erat batang penisnya.

Penis Doni bertubi-tubi menyodok lubang senggama Novi, menekan lebih dalam, lebih dalam dilubang senggama Novi, membuat Novi rintihan dan lenguhan Novi semakin menjadi, gairah nafsu birahi Novi semakin memuncak.

Novi merasakan hangatnya tubuh Doni dalam dekapannya, penisnya seperti mengebor lubang senggamanya dengan penuh nikmat, menggesek-gesek itilnya sehingga membuat Novi merasakan kenikmatan yg sangat.

Saat ini Novi ingin merasakan penis Doni yg keras dan besar itu mengaduk-aduk lubang senggamanya sampai ia mencapai kepuasan, Novi ingin sekali merasakan semburan hangat sperma Doni didalam lubang senggamanya, Novi ingin merasakan gairah saat mereka mencapai kepuasan bersama, sehingga cairan kenikmatan mereka bersatu dalam satu ledakan birahi pencapaian dari puncak kepuasan mereka.

Tubuh Novi melenting seperti busur panah, pinggulnya terangkat menyambut kedatangan penis Doni, kaki Novi mengait dengan erat pinggang Doni, menekan pinggang Doni seiring dengan dorongan maju Doni, seolah meminta Doni untuk menggenjot penisnya lebih dalam, lebih dalam dilubang memeknya.

“Kamu hebat, sayang, “desah Novi.
“terus, terus, tekan yg dalam penismu itu, sayang, lebih dalam lagi.”

Kemudian Novi merasakan denyutan-denyutan batang penis Doni didinding memeknya, Novi mendengar Doni melenguh-lenguh, Novi tahu saat ini Doni sedang merasakan kenikmatan yg sangat luar biasa, irama genjotannya semakin bertambah cepat, kedua mata Doni tertutup, mulutnya terbuka, kepalanya mendongak, pelukan kaki Novi bertambah erat dipinggang Doni, Novi menggerakkan otot-otot dinding memeknya sehinga Doni merasakan batang penisnya seperti diremas-remas, Doni merintih-rintih ketika ia merasakan remasan-remasan dibatang penisnya, remasan-remasan memek Novi hampir membuat Doni keluar, tapi Doni ingin merasakan lebih lama lagi ngentot memek Novi ini.

“Rasanya aku tdk tahan lagi,” Doni mendesah
“Aku ingin sekali ngentotmu sepanjang malam ini, tapi aku tdk tahan lagi, aku mau keluar,”

Gerakan Doni semakin tdk beraturan mencoba menggapai puncak kenikmatannya, gerakan Doni ini membuat Novi juga mendekati puncak kenikmatannya, Novi diambang pintu kenikmatannya, Novipun merintih-rintih keenakan, pinggul dan pantatnya terangkat menyambut sodokan-sodokan penis Doni.

“Ayo, sayang.”Novi mendesah. “Berikan aku spermamu, entot aku, sayang, tembakkan spermamu didalam memekku, penuhi memekku dengan spermamu, sayang,”

Dan kemudian Doni menembakkan spermanya, membasahi lubang senggama Novi yg sangat basah, spermanya yg hangat menyirami dinding rahim Novi, Novi merasakan memeknya tersiram hangat oleh sperma Doni, gairah birahi Novi semakin bertambah merasakan tembakan sperma Doni didinding rahimnya, semua kehausan birahinya tersiram oleh hangatnya sperma Doni, ketika Novi memuntahkan lahar kenikmatannya juga, seperti pintu bendungan ayng dibuka dengan mendadak, lahar kenikmatannya mengalir deras dari lubang senggamanya, Novi merintih, mendesah dan melenguh menandakan kepuasannya yg tercapai dengan sangat hebat.

“Uunghhh! Ohhh, Doni! Oohhh, Doni! Ohhh, aku cinta kamu, Doni! Penismu betul-betul enak, sayang, Ohhhh, kamu entot memekku, sssayang, aku suka penismu, sayang!,”

Doni betul-betul merasakan keenakan yg sangat hebat, pikirannya melayg-layg, sambil menikmati sisa-sisa terakhir dari persetubuhan ini, sambil perlahan-lahan mengeluar masukkan penisnya dilubang memek Novi yg sedang berkedut-kedut, dia tekan lebih dalam berulang-ulang kali sampai biji pelernya bersentuhan dengan pantat Novi, Doni merasakan sensasi erotis yg luar biasa.

Doni merasakan kedua kakinya seperti terbuat dari karet, kedua kakinya gemetaran, karena gelombang sensasi yg dirasakannya, mereka berdua saling memberikan kenikmatan, indahnya dunia mereka rasakan saat ini yg hanya bisa dicapai oleh nikmatnya persetubuhan, yg akhirnya mereka mencapai kepuasan bersamaan.

“Doni, Doni, Doni” Novi merintih-rintih. “penismu betul-betul enak, Ooohh, kamu membuatku puas, memekku betul-betul puas dientot oleh penismu”

Perlahan-lahan gairah birahi Doni mulai mereda, seiring dengan meredanya tembakan sperma dari penisnya, sementara seluruh batang penisnya terbenam seluruhnya didalam lubang senggama Novi yg sangat basah oleh lender kenikmatan dari kemaluan mereka berdua.

“Hari ini kamu membuat saya menjadi lelaki sutuhnya, Bu Novi,” Doni berkata lirih.
“Aku tdk akan merasa takut lagi terhadap anak perempuan, Aku tdk akan pernah takut lagi untuk ngentot jika aku menginginkannya.”

Novi tertawa

“Yeah, tapi jangan penismu ini kamu berikan pada semua gadis-gadis dikota ini, ingat aku harus mendapatkan penis ini bila pada saatnya aku membutuhkan penismu ini, dan aku rasa aku akan menginginkannya setiap hari.”

Keduanya Nampak sedikit kelelahan setelah mencapai kepuasan mereka, tapi tdk cukup lama mereka kembali lagi bernafsu, untuk bersenggama lagi, rintihan, lenguhan dan desahan mereka kembali terdengar ingin segera mencapai puncak kepuasan dari persetubuhan mereka.

Cukup lama mereka berdua didalam ruangan photography, mereka bersenggama dalam berbagai posisi, sepertinya tdk ada kata lelah untuk mereka dalam menikmati persetubuhan mereka, beberapa kali Novi memberikan sedotan-sedotan dipenis Doni dengan mulutnya dan beberapa kali juga Doni memberikan jilatan-jilatan dimemek Novi dan juga hisapan-hisapan diitil Novi.

Sampai akhirnya mereka puas dan bebenah diri untuk pulang, mereka berdua merasakan kenikmatan yg sangat luar biasa yg belum pernah mereka alami selama hidup mereka ini. Penis Doni dan memek Novi betul-betul terpuaskan, puas dengan apa yg telah mereka peroleh dari persetubuhan-persetubuhan malam ini.

Suatu hari Novi bertemu dengan temannya RITA, RITA bercerita tentang seorang lelaki yg bernama Harianto, seorang lelaki berusia sekitar 30 tahun, single dan Harianto adalah seorang sales di sebuah perusahaan asuransi.

“Hari itu aku sedang dirumah sendiDoni,”kata RITA pada Novi.
”kira-kira jam 2 siang, dan tdk ada siapapun dirumah, tiba-tiba kudengar suara bel rumahku berbunyi, kemudian ketika kubuka didepanku berdiri seorang lelaki muda dan gagah, senyumnya begitu hangat.”

RITA berkata pada Novi

“Setelah memperkenalkan dirinya, pada awalnya aku tdk begitu tertarik dengan dirinya setelah mendengar ia dari perusahaan asuransi, tapi senyumnya itu tdk tahan aku dibuatnya, kupandangi dia dari atas sampai kebawah, kulihat postur tubuhnya betul-betul atletis, melihat itu aku merasakan kemaluanku mulai basah dan gatal ingin merasakan sodokan penis, apalagi ketika kulihat diselangkangannya, nampak tonjolan dibalik celananya betul-betul membuatku penasaran. Akhirnya kupersilahkan dia untuk masuk, sampai akhirnya aku terlena dipuaskan oleh penisnya hampir selama 3 jam.”

Gairah birahi Novi bergelora hanya dengan mendengarkan cerita RITA tentang penis Harianto yg besar dan hangat, dalam hatinya Novi membatin ingin juga merasakan sodokan penis Harianto, Novi ingin juga merasakan dientot oleh penis Harianto dan Novi tdk menginginkan penis Harianto dicabut dari lubang memeknya.

Kemudian Novi mulai mengatur strategi untuk mengundang Harianto agar datang kerumahnya berpura-pura tertarik dengan asuransi, Novi menyampaikan hal ini kepada RITA, akhirnya RITA menghubungi Harianto untuk datang kerumah Novi.

Hari itu Novi menunggu kedatangan Harianto dirumahnya, Novi tdk sabar ingin cepat-cepat merasakan penis Harianto mengaduk-aduk lubang senggamanya, yg mulai basah karena membayangkan akan kenikmatan yg bakal ia dapatkan.
Novi mendengar bel pintunya berbunyi, tanpa membuang waktu lama Novi membuka pintunya, dihadapannya berdiri seorang lelaki yg tampan dan gagah, betul kata RITA dengan lelaki ini betul-betul gagah dan menawan hati.
“Selamat Siang,” kata Harianto sambil tersenyum.

Novi langsung merasakan gairah birahinya bergejolak mendengar suara lembut Harianto, lalu Novi mempersilahkan Harianto masuk kedalam, kemudian mereka terlibat pembicaraan, kadang-kadang mereka bercanda.

Tak lama berselang, Novi mengambil keputusan untuk tdk membuang waktu lagi dengan percuma, kemudian Novi tersenyum kepada Harianto, dengan gaya yg menggoda yg mengisyaratkan pada Harianto bahwa dirinya ingin disentuh dan dientot oleh Harianto.

“Kamu suka dengan bentuk badanku,” Novi mulai menggoda.
“Sudah pasti, tubuhmu begitu indah dan sexy,”gumam Harianto, sambil kedua matanya menatap tak berkedip kebelahan payudara Novi.”Aku akan puaskan kamu dengan penisku yg besar ini.”

Harianto tdk membual dengan omongannya itu, Harianto mulai membuka celana dan Cdnya, dan mata Novi terbelalak saat melihat penis Harianto yg besar dan sudah tegang itu, betul-betul besar dan sudah membengkak, panjang dengan kepala penisnya yg mengkilat dan siap untuk menerobos lubang senggamanya.

“Oh, betul-betul besar dan panjang penismu itu,”Novi tersenyum sambil membuka seluruh bajunya, kemudian dengan tubuh yg sudah telanjang Novi beranjak kekamar tidurnya, sesampainya dikamar tidurnya, Novi merebahkan badannya, kedua kakinya ia kangkangkan lebar-lebar, menantikan Harianto untuk menyodokkan penisnya.

Harianto yg mengikutinya dari belakang, melihat tubuh Novi yg sudah telanjang bulat itu mengangkang ditempat tidurnya, nafsu birahinya bertambah.

“Ini penisku, sayang,”kata Harianto.
“Tunggu sampai penisku ini melakukan tugasnya, kamu akan ketagihan dengan penisku saat ia mulai menerobos lubang memekmu, aku akan buat memekmu ketagihan akan genjotan penisku, dan kemudian aku akan entot lubang pantatmu sampai kamu merintih-rintih keenakan”

Novi yg belum pernah mencoba dientot dilubang pantatnya merasa khawatir dan sedikit takut dengan apa yg akan dirasakannya nanti, tapi saat ini Novi sedang memikirkan tentang kenikmatan yg akan diterima oleh memeknya saat penis Harianto menerobos masuk memeknya.

Harianto bergerak mendekati Novi yg sudah mengangkang diatas tempat tidurnya, kepala penisnya yg sudah tegang men yentuh bibir memek Novi yg sudah basah, kemudian Harianto mengarahkan penisnya dengan tangannya dan menyelipkan penisnya dalam lubang memek Novi.

Novi merasakan kepala penis Harianto yg besar menerobos dilubang memeknya, dan Novi merasakan kehangatan menyelimuti memeknya, suaranya mendesah-desah menandakan kenikmatan yg ia rasakan saat penis Harianto mulai menerobos memeknya.

“Ohh, indahnya, sayanng, Oohh..enaknya.” Novi mendesah. “Masukkan yg dalam penismu, aku ingin merasakan penismu menyentuh dinding rahimku.”

Harianto bertumpu dengan kedua tangannya, sementara pinggulnya ia gerakkan kedepan, dengan sekali sentakan kuat penisnya melesak kedalam lubang memek Novi yg sudah basah.

“Uuughhh!” Novi melenguh, tubuhnya melenting seperti busur panah merasakan desakan penis Harianto dilubang memeknya. “Oohh, eenak sekali,,tekan lagi sayang.”

Harianto mulai memompa penisnya, keluar masuk dalam lubang senggama Novi dengan cepat dan penuh tenaga dan betul-betul agresif.

Belum sekalipun ritme goyangan Harianto menjadi pelan, Harianto memang dating untuk mengentot, dan itulah yg dia lakukan. Penisnya yg sudah tegang memenuhi lubang memek Novi sepenuh-penuhnya, dan dengan cara dia menggenjot penisnya itu dilubang senggama Novi membuat lubang memek Novi semakin menjadi basah.

“Kamu betul-betul tahu bagaimana membuatku bernafsu, sayang,” Novi merintih, kedua payudaranya berguncang seiring dengan gerakan Harianto.
“kamu betul-betul hebat, “ Harianto tersenyum dan tetap memompa penisnya keluar masuk lubang memek Novi terus menerus, pinggulnya seperti melayg, naik turun dengan cepat dan kuat, dengan irama yg membuat Novi merasakan dirinya sedang dibawa mendaki kepuncak gunung, puncak kenikmatan bersetubuh yg memang disukai oleh Novi.

Novi melingkarkan kakiknya kebelakang tubuh Harianto, ini adalah cara Novi yg paling Novi sukai saat dientot, karena dengan begini Novi dapat merasakan penis yg sedang mengentotnya akan masuk lebih dalam didalam lubang senggamanya, Novi dapat merasakan sentuhan-sentuhan kepala penis didinding rahimnya, sehingga membuatnya bergetar, sensasi getaran yg ia dapatkan menjalar dari dinding rahimnya, keatas kearah kedua payudaranya.

Novi mulai merasakan kenikmatan yg sangat luar biasa, nafasnya semakin memburu, seluruh tubuhnya mulai bergetar penuh nafsu ingin dipuaskan.

“Lelaki ini betul-betul hebat,” batin Novi.
“Ia mengentotku seperti orang gila! Dan ia mempunyai penis yg sangat luar biasa dan irama genjotannya tdk pernah melemah sedikitpun” Novi merasakan penis Harianto yg besar dan panjang keluar masuk dilubang memeknya, memicu gelora birahinya yg terpendam semenjak ia mendengar cerita tentang Harianto dari RITA.
“Memekmu sungguh sempit dan enak, sayang,” Harianto berbisik. “Aku bisa mengentotmu sepanjang malam,”
“Kenapa tdk,”Novi mendesah. “Aku punya waktu untuk itu semua.”
“Pasti akan kulakukan, karena aku tdk ada janji lagi dengan yg lainnya, dan kamu adalah yg paling indah dan sexy dari seluruh wanita yg pernah aku entot.”

Novi tersenyum mendengar itu, dan iapun mulai menggoyangkan pantatnya, dan mengangkat pantatnya saat Harianto mendorong masuk penisnya, sehingga kedua bulu mereka bersentuhan, dan Novi merasakan biji pelernya Harianto menyentuh pantatnya.

Kedua tubuh mereka bergerak dengan erotis, penuh dengan irama nafsu yg menggelora, mereka berdua bekerja sama menggerakkan kemaluan mereka dengan indahnya, kedua bongkahan pantat Novi bersentuhan dengan paha Harianto dan biji ***** Harianto saat Harianto mendorong masuk penisnya dalam lubang memek Novi.

Tubuh Novi mulai berguncang dengan keras, sementara dinding memeknya semakin sering meremas-remas penis Harianto setiap kali Harianto menekan penisnya, keringat mereka mulai mengalir dengan deras.

Mata Novi tertutup rapat, kepalanya mendongak, kepalanya bergoyang kekiri kekanan merasakan gelombang kenikmatan mengalir disekujur tubuhnya, betul-betul nikmat yg ia rasakan membuat memeknya bergairah dan membuat kedua puting susunya mencuat dan mengeras.

Novi merasakan dari cara Harianto mendengus dan melenguh dan dari cara penisnya berdenyut, nampaknya Harianto hampir mendekati puncak kenikmatannya.

Gerakan penisnya tdk terkendali saat keluar masuk dalam lubang memeknya, tangan dan bahu Harianto mulai bergetar, Harianto tdk mengatakan apapun selain mendesah-desah, pikiran Harianto hanya tertumpu pada pencapaian puncak kenikmatannya dan menyemburkan spermanya didalam lubang memek Novi.

“Kamu siap, sayang?” Harianto berbisik, suaranya nyaris tdk terdengar, matanya terpejam, mulutnya terbuka lebar. “kita keluar sama-sama!”
“Ohh..yeah..oohh…yeahh, sayang,”Novi merintih-rintih.
“Aku juga, keluarkan spermamu, sayang.”

Gerakan mereka semakin tergesa-gesa, Harianto memompa penisnya dilubang memek Novi bertambah cepat dan bertambah dalam, tubuh Novi mulai bergetar dengan keras, pantatnya naik turun diatas tempat tidur, seluruh tubuhnya bergerak terus menerus, menginginkan penis Harianto masuk lebih dalam lagi didalam lubang senggamanya.

“Sekarang,”Harianto menggeram. “ Aku keluar…..”
“AKU JUGA, OOHHH..PENISMU NNIKMAT”Novi menjerit keenakan.
“Eegghhh! Ohh. Tekan…entot…tekan…entot aku…ooohhh”

Novi merintih-rintih, matanya mendelik yg nampak hanya putihnya saja, diwajahnya terpancar rona sangat kepuasan, mulutnya terbuka, pipinya merona merah.

Lubang memeknya seperti membara menembakkan lahar kenikmatannya yg meledak-ledak menandakan terpenuhinya hasrat birahinya dan penis Harianto sendiri menembakkan spermanya didalam lubang memek Novi.

Harianto merasakan penisnya diremas-remas seiring dengan kedutan-kedutan memek Novi yg menembakkan lahar kenikmatannya, penisnya berkedut-kedut dan menyentak-nyentak dibarengi dengan mengejangnya urat-urat penisnya mengiringi puncak kenikmatan yg diraihnya, spermanya hangat dan banyak menyirami memek Novi, mengisi seluruh celah lubang memek Novi.

“Ooohhh, aku tdk pernah merasakan kenikmatan ini selama hidupku,” Novi mendesah.

Novi menatap mata Harianto, menyampaikan pesan semua kehangatan dan kenikmatan yg menyelimuti jiwanya saat ini betul-betul sensasi yg erotis sekali bagi dirinya.

Harianto merasakan kenikmatan yg sangat luar biasa, tubuhnya bergetar dengan keras saat penisnya menembakkan sperma terakhirnya didalam lubang senggama Novi, kemudian perlahan-lahan nafasnya mulai normal, penisnya masih terbenam dalam-dalam di lubang senggama Novi, Harianto merasakan dinding memek Novi berdenyut-denyut perlahan, dan Harianto merasakan penisnya basah dan hangat oleh cairan kenikmatan mereka berdua.

“Kamu, besar, penismu ini indah, kamu.”Novi mendesis.
”Kamu baru saja melakukan apa yg kamu bilang, kamu baru saja memberikan memekku penuh sesak dengan jejalan penismu yg besar.”
“Oh ya, tapi aku belum selesai.”kata Harianto.
“kamu ingatkan? Apa yg aku bilang bahwa aku akan mengentot lubang pantatmu, ayo berputar, aku sangat bernafsu sekali ingin mengentot lubang pantatmu!.”

Novi merasakan gairah birahinya kembali, tapi ia takut, ia membayangkan jika Harianto akan merobek lubang pantatnya. Lubang pantatnya pasti sempit sekali karena ia belum pernah merasakan dientot dilubang pantatnya.

Tetapi Novi penasaran juga, dan penuh dengan gairah birahi untuk mencoba pengalaman yg baru ini.

Novipun membalikkan badannya, Harianto menunggu penuh nafsu, penisnya lebih tegang daripada sebelumnya, Harianto menatap penuh nafsu bongkahan pantat Novi yg montok dan indah, Harianto melihat lipatan lubang pantat Novi berdenyut sangat menantang untuk diterobos oleh penisnya yg sangat tegang ini.

“OK, Harianto, berikan padaku penismu itu.” Novi berkata lembut, tubuhnya sedikit gemetar, sedikit takut akan apa yg terjadi tapi juga penasaran untuk mengetahui bagaimana rasanya saat penis Harianto yg besar dan sangat tegang itu menerobos masuk lubang pantatnya.
“Dengan senang hati, sayang,” Harianto menjawab. “Dengan senang hati, aku akan mengentot lubang pantatmu dengan penisku ini, tahan!!”

Harianto meludahi lubang pantat Novi, lalu menggesek-gesekkan penisnya diludahnya itu, ludahnya melumasi lubang pantat Novi dan kepala penisnya, ini ia lakukan berulang-ulang sampai Harianto merasakan lubang pantat Novi cukup basah, kemudian Harianto menekankan kepala penisnya dilubang pantat Novi dan menyentakkan penisnya kedalam lubang pantat Novi dengan kuat, penisnya yg besar dan panjang terbenam dalam-dalam dilubang pantat Novi.

Harianto merasakan lubang pantat Novi sangat sempit sekali, Novi sendiri berteriak merasakan lubang pantatnya telah tersumpal penuh oleh penis Harianto, tubuhnya melompat maju dan rebah diatas tempat tidur, tapi Harianto sudah mengantisipasi gerakan Novi ini, dengan memegangi pinggul Novi, dan mendorong maju bersamaan dengan tubuh Novi yg rebah diatas tempat tidur, penisnya tetap terbenam didalam lubang pantat Novi, Harianto dapat merasakan otot-otot lubang pantat Novi yg mencengkram kuat batang penisnya saat ia mulai mencoba memaju mundurkan penisnya.

“Oohh, lubang pantatmu betul-betul sempit sekali,” Harianto berkata dengan penuh nafsu.
”kamu betul-betul membuatku bergairah kembali,”

Novi tdk begitu merasa bergairah, ia merasakan penis Harianto seolah merobek lubang pantatnya, ia merasakan perih dilubang pantatnya. Novi merasakan sodokan penis Harianto seperti menyentuh isi perutnya.

Setiap Novi bergerak, penis Harianto membuat kesakitan lubang pantatnya, Novi berkeringat dingin merasakan penis Harianto yg menyumpal lubang pantatnya, tapi entah kenapa membangkitkan gairah birahi di memeknya, memeknya berdenyut-bergairah membuat akal sehatnya hilang.

Novi menggigit bantal, Novi merasakan sakit dilubang pantatnya tapi memeknya menjadi bergairah, kemudian ia mencoba untuk sedikit rileks agar lubang pantatnya tdk terlalu mencengkram penis Harianto.

Harianto sendiri sudah sangat bergairah dan bernafsu sekali sehingga ia tdk memperdulikan bahwa Novi sedang kesakitan yg ia pikirkan saat ini adalah memompa penisnya dilubang pantat Novi yg sangat sempit.
Sungguh luarbiasa yg Harianto rasakan saat ini, batang penisnya betul-betul terjepit dengan eratnya oleh lubang pantat Novi.

Harianto menarik tubuh Novi agar menungging, dengan begitu lubang pantatnya akan lebih terbuka, dan ia mulai memompa kembali penisnya dalam-dalam dilubang pantat Novi, dengan gerakan yg teratur.

Penisnya menerjang dan berdenyut dilubang pantat Novi, mencoba memberikan kepuasan dalam persetubuhan kali ini, penisnya merasakan getaran dilubang pantat Novi.

“Ayo, sayang.” Harianto berbisik pelan.
“Aku tdk akan berhenti sampai lubang pantatmu penuh oleh spermaku.”

Dan Harianto memang tdk bercanda, ia mulai bertubi-tubi mengeluar masukkan penisnya dilubang pantat Novi, maju-mundur, dalam dan lebih dalam lagi, memenuhi seluruh celah didalam lubang pantat Novi.

Tapi anehnya setelah beberapa saat, Novi mulai menyukai rasa yg ditimbulkan oleh penis Harianto dilubang pantatnya, Novi mulai merespon sodokan penis Harianto, Novi mulai merasakan enaknya penis Harianto saat keluar masuk dilubang pantatnya.

Novi merasakan penis Harianto menyentuh bagian yg paling dalam dilubang pantatnya, Novi merasakan penis Harianto meluncur lebih dalam dilubang pantatnya, menggesek-gesek bagian-bagian yg membangkitkan gairah birahinya, membuat ia terbakar dalam nafsu dan birahinya.

Susunya mulai bergoyang seirama dengan gerakan Harianto yg memompa penisnya, Novi merasakan nafsu birahinya menggelegak diseluruh tubuhnya, Novi merasakan perutnya seperti diaduk-aduk oleh kehangatan yg menyelimuti gairah birahinya.

“Oohh… eeenaak..belajar darimana kamu mengentot dengan cara seperti ini?”Novi bertanya dengan suara yg mendesah. “Kamu betul-betul tahu caranya mengentot lubang pantat, penismu mulai membangkitkan gairah birahiku.”
“Kamu sukakan.”Harianto bertanya, sambil tetap memompa penisnya.

Harianto memompa Novi seperti ****** yg lagi birahi, dan penisnya semakin terbenam lebih dalam di lubang pantat Novi. Harianto betul-betul menikmati persetubuhannya ini itu terpancar dari wajahnya, dorongan penisnya semakin dalam-dalam memasuki lubang pantatnya, biji pelernya bergoyang bersentuhan dengan bibir kemaluan Novi.

Novi betul-betul sangat bernafsu sekali sekarang ini, penis Harianto betul-betul memberikan kepuasan yg tiada taranya sehingga Novi merasakan getaran yg sangat kuat memenuhi seluruh tubuhnya.

Belum pernah Novi merasakan kenikmatan seperti ini, dari sakit yg ia rasakan tadi berubah menjadi kenikmatan, entotan dilubang pantatnya membuat Novi lebih bergairah darfipada sebelumnya.

Novi mencoba untuk melawan, tapi badannya mulai bergetar tdk terkontrol lagi, Novi merasakan tangannya seperti dari karet, Novi merasakan kegelian yg sangat dikedua kakinya saat biji ***** Harianto yg berbulu menyentuh pahanya, desahan, rintihan dan lenguhan Novi semakin terdengar, pikirannya penuh dengan sensasi kenikmatan, hanya dengan merasakan penis Harianto yg keluar masuk di lubang pantatnya, membuat memeknya menjadi basah, itilnya terasa gatal karena nafsu birahinya.

“Ooohh..aku tak tahan lagi,!”Novi melenguh.
”Aku akan keluar, dan aku ingin merasakan spermamu memenuhi lubang pantatku.”

Harianto melenguh saat menyodokkan penisnya dengan kuat di lubang pantat Novi, Sodokan-sodokan Harianto membawa mereka berdua mendekati puncak kenikmatan dari persetubuhan mereka, Harianto merasakan penisnya berdenyut-denyut bersiap untuk menembakkan spermanya, Novi sendiri merasakan lendir kenikmatannya mulai mengalir keluar dari lubang memeknya, Novi merasakan denyutan penis Harianto didinding lubang pantatnya, detik-detik pencapaian puncak kepuasan seperti inilah yg selalu diinginkan oleh Novi.

“Aiieeee! Aiiee! Ohhhh aku mau kelluaaarrr…!” Novi menjerit, Seluruh badan Novi mengejang dan payudaranya bergoyang seirama dengan sodokan-sodokan penis Harianto, putingnya mengeras bagaikan karet.
“Entot aku yg keras, sayang!” Novi berteriak. “Aku tdk tahan lagi, Ooohhh..penismu membuatku seperti pelacur, tapi aku tdk perduli, terus entot aku yg kuat sayang.!”

Kepala Novi bergerak kekanan kekiri, mulutnya terbuka lebar mengeluarkan suara lenguhan dan desahan, matanya setengah terpejam, mukanya menampakkan kepuasan saat Novi mencapai puncak kenikmatannya.
Dan kemudian Harianto menembakkan spermanya, penisnya semakin mengeras dan mengejut-ngejut, penis Harianto memuntahkan sperma yg banyak dilubang pantat Novi.

Novi mengimbangi dengan menggoyangkan pantatnya, mengedut-ngedutkan otot lubang pantatnya, lubang pantatnya mencengkram dengan erat batang penis Harianto, Novi seperti gila merasakan kenikmatan yg sangat hebat, saat ini Novi merasakan seluruh tubuhnya bergetar hebat saat meraih puncak kenikmatannya yg sangat luar biasa ini, mulutnya mengerang, mendesah dan melenguh.

Akhirnya kedua tubuh insan ini jatuh ditempat tidur saat tetes terakhir lahar kenikmatan mereka menetes dari kemaluan mereka, nafas mereka terdengar tersengal-sengal. Tak lama kemudian tubuh Harianto bergulir dari atas tubuh Novi, terlihat penisnya mengkilat karena cairan sperma bercampur dengan cairan dari pantat Novi, sementara dari lubang pantat Novi terlihat sperma Harianto mulai mengalir perlahan menuju ke Memeknya yg saat itu juga sedang mengalir cairan kenikmatannya, cairan kenikmatan mereka bercampur dan mulai menetes keatas tempat tidur.

author